Baru Dikubur Seminggu, Wanita Ini Syok Suami Ada Dirumah Mintah ‘Jatah’. Ternyata Pas Begituan. Duh Baca Deh …..

shares

9 Strategi Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat Perkembangan asuransi menunjukkan angka yang lumayan tinggi di Indonesia, kesadaran masyarakat akan pentingnya sebuah perlindungan terhadap kesehatan, jiwa dan aset mereka adalah salah faktor penyebab terjadinya hal tersebut. Orang-orang kini lebih cerdas dan mengerti akan manfaat yang bisa didapatkan dari sebuah layanan asuransi. Hal tersebut juga tentu disambut dengan baik oleh perusahaan penyedia layanan asuransi, di mana mereka mencoba untuk selalu berinovasi dan melahirkan beragam produk asuransi yang baru. Hal ini dilakukan untuk memenuhi segala kebutuhan pelanggan dan juga memberikan banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan kepentingan dan keperluan dari setiap pengguna jasa mereka. Jumlah perusahaan yang bergerak di bidang layanan asuransi juga terbilang sangat banyak, hal ini tentu saja membuat sebuah persaingan bisnis yang cukup ketat, sehingga perusahaan-perusahaan tersebut berlomba-lomba untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa mereka. Jeli Memilih Asuransi Saat ini ada beragam jenis asuransi yang bisa Anda jadikan sebagai pilihan, hal ini tentu saja membuat Anda harus benar-benar jeli dalam menyeleksi dan memilih salah satu layanan asuransi yang akan digunakan. Salah satu layanan asuransi yang paling banyak digunakan adalah asuransi kesehatan, di mana angka penggunanya terbilang sangat tinggi jika dibandingkan dengan jenis asuransi lainnya. Ketika Anda memutuskan untuk menggunakan jasa layanan asuransi kesehatan, maka sudah pasti Anda wajib memahami segala kebijakan dan aturan yang ditetapkan dalam polis asuransi tersebut, hak ini akan menghindarkan Anda dari berbagai macam kerugian yang bisa saja timbul akibat pemahaman yang kurang tepat mengenai isi polis yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi. Anda tentu tidak ingin mengalami hal tersebut, bukan? Meski terlihat sama, namun setiap polis asuransi kesehatan yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi akan memiliki perbedaan dan keunggulan masing-masing. Hal inilah yang patut Anda cermati sebelum mengambil keputusan, di mana dalam banyak kasus beberapa nasabah merasa dirugikan akibat kurangnya pemahaman dan ketentuan yang terdapat di dalam polis. Berikut ini adalah beberapa poin yang bisa Anda jadikan sebagai strategi tepat dalam memilih asuransi kesehatan: 1. Pahami Kebutuhan Pahami Kebutuhan Pahami Kebutuhan Anda Akan Asuransi via tribalwomanmagazine.com Hal utama yang perlu Anda lakukan sebelum memilih asuransi kesehatan adalah memahami dengan jelas mengenai kebutuhan asuransi yang akan Anda gunakan. Hal ini akan sangat membantu Anda untuk bisa menemukan dan memilih asuransi kesehatan yang paling tepat untuk Anda gunakan, dengan begitu Anda bisa mendapatkan manfaat maksimal dari penggunaan asuransi tersebut. Sesuaikan asuransi kesehatan tersebut dengan kebutuhan kesehatan Anda dan anggota keluarga lainnya, cermati setiap layanan yang diberikan oleh perusahaan asuransi secara detail. 2. Pilih Jenis Perlindungan Pilih Jenis Perlindungan Pilih  Jenis  Perlindungan via financialtribune.com Pada beberapa perusahaan asuransi, Anda bisa memilih layanan perlindungan tertentu di luar layanan standar yang mereka berikan, hal ini tentu saja akan disertai dengan pengenaan sejumlah biaya premi tambahan. Namun dengan adanya sistem tersebut, maka Anda bisa mendapatkan layanan yang lengkap dan paling sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga. Pilih hanya layanan yang memang benar-benar dibutuhkan, agar jumlah premi yang harus dibayarkan bisa lebih ringan. Baca Juga : Asuransi Mikro: Pengertian dan Manfaat yang Diberikan 3. Lakukan Perbandingan Lakukan Perbandingan Lakukan Perbandingan via housingvoice.co.uk Banyaknya jumlah perusahaan penyedia layanan jasa asuransi, tentu saja membuat Anda memiliki banyak pilihan yang bisa dipertimbangkan. Lakukan perbandingan antara satu perusahaan asuransi dengan perusahaan lainnya, hal ini perlu dilakukan dengan teliti, agar Anda bisa menemukan layanan asuransi kesehatan terbaik yang Anda inginkan. 4. Sesuaikan dengan Anggaran Sesuaikan Dengan Anggaran Sesuaikan Dengan Anggaran via thebestofinsurance.net Hal yang tidak kalah penting untuk dipertimbangkan adalah dengan anggaran keuangan yang Anda miliki untuk sebuah layanan asuransi kesehatan, jangan sampai premi yang berat justru membuat keuangan Anda menjadi terganggu. Asuransi adalah sebuah pengeluaran tetap yang akan berlangsung selama kurun waktu yang lama (beberapa tahun), sehingga bisa dipastikan bahwa pos pengeluaran ini akan sangat mempengaruhi kondisi keuangan Anda secara keseluruhan, karena itu perlu pertimbangan yang matang sebelum Anda mengambil keputusan. Hal ini bisa juga dilakukan dengan cara membuat sebuah simulasi pembayaran, Anda bisa meminta staff dari perusahaan asuransi untuk membantu Anda dalam melakukan hal ini. Dengan melakukan simulasi, maka Anda bisa mengukur kemampuan bayar Anda terhadap premi asuransi dan memastikan apa saja keuntungan yang akan Anda dapatkan dari asuransi tersebut karena Anda memiliki kesempatan untuk menanyakan beragam informasi kepada staf perusahaan asuransi yang Anda temui. 5. Pertimbangkan Kredibilitas Perusahaan Asuransi Kredibilitas Perusahaan Mendapat Kredibilitas yang Baik via healthindemnity.info Saat akan mengambil keputusan mengenai perusahaan penyedia layanan asuransi, maka wajib bagi Anda untuk melihat dan mempertimbangkan kredibilitas perusahaan tersebut, hal ini akan membantu Anda untuk menghindari sejumlah kerugian yang bisa saja terjadi di hari yang akan datang akibat adanya tindakan tidak profesional dari perusahaan tersebut. Cari dan kumpulkan informasi yang akurat mengenai kinerja dan layanan perusahaan asuransi, Anda bisa menemukan semua ini dengan mudah melalui internet atau dari teman atau keluarga yang telah menggunakan layanan mereka sebelumnya. Pastikan untuk memilih layanan perusahaan terbaik dan memiliki reputasi serta kredibilitas yang tinggi di dalam masyarakat. 6. Gunakan Jasa Pihak Ketiga Gunakan Jasa Pihak KEtiga Gunakan Jasa Pihak Ketiga via clickmyquote.com Saat berbicara mengenai polis asuransi, maka seringkali Anda akan mengalami kesulitan untuk memahami isi polis tersebut secara detail, hal ini tentu saja menimbulkan potensi kerugian bagi Anda di masa yang akan datang. Untuk menemukan dan mengambil keputusan mengenai asuransi kesehatan yang paling sesuai dan tepat untuk Anda gunakan, maka tidak ada salahnya Anda meminta bantuan kepada pihak ketiga yang profesional, dalam hal ini biasa disebut “broker”. Broker asuransi akan membantu Anda untuk menganalisa kebutuhan dan juga memilih layanan asuransi kesehatan dari sebuah perusahaan asuransi yang paling tepat untuk Anda gunakan. 7. Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Keluarga Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Keluarga Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Keluarga via daily.com Saat ini ada perusahaan asuransi yang memberikan layanan asuransi kesehatan bagi keluarga, di mana Anda hanya perlu menggunakan satu polis asuransi saja untuk semua anggota keluarga. Hal ini sangat efektif dan lebih hemat karena jumlah premi yang akan dibayarkan sudah tentu lebih ringan, jika dibandingkan dengan sistem asuransi yang menerapkan satu polis untuk setiap satu orang. Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan layanan asuransi kesehatan dengan sistem ini, terutama jika Anda dan anggota keluarga lainnya memang benar-benar belum menggunakan layanan asuransi kesehatan dari perusahaan asuransi mana pun sebelumnya. 8. Pahami Sistem yang Diterapkan Kebijakan Perusahaan Kebijakan Perusahaan Asuransi via vonemen.com Pada dasarnya perusahaan asuransi menerapkan sistem cashless (menggunakan kartu peserta) atau reimbursement di dalam layanan mereka. Kedua hal ini akan sangat berbeda dan patut menjadi bahan pertimbangan bagi Anda. Di dalam sistem cashless Anda akan menemukan kemudahan pada saat membutuhkan layanan kesehatan di rumah sakit, di mana Anda hanya perlu membawa dan menunjukkan kartu keanggotaan Anda pada saat melakukan pendaftaran di rumah sakit. Anda juga tidak perlu melakukan sejumlah deposit jika akan mendapatkan perawatan rawat inap, dengan begitu pengobatan bisa berjalan dengan cepat dan mudah. Sedangkan di dalam sistem reimbursement, Anda wajib melakukan deposit pada saat melakukan pendaftaran rawat inap, dan bahkan Anda wajib melunasi seluruh biaya pengobatan yang timbul di rumah sakit. Setelah selesai mendapatkan perawatan, maka Anda bisa melakukan klaim kepada pihak asuransi dengan cara menyertakan kwitansi pembayaran tersebut, hal ini tentu akan sangat merepotkan, mengingat Anda bisa sakit kapan saja dan bahkan pada saat tidak memiliki sejumlah biaya untuk membayar pengobatan di rumah sakit. 9. Rumah Sakit Rekanan Layanan Rumah Sakit Rekanan Layanan Rumah Sakit Rekanan uratex.com.ph Biasanya perusahaan asuransi telah memiliki kerja sama dengan sejumlah rumah sakit yang mereka pilih, semakin banyak jumlah rumah sakit rekanan mereka, maka Anda akan semakin mudah untuk mengaksesnya. Dengan begitu Anda tidak akan kesulitan dalam mendapatkan layanan kesehatan yang Anda butuhkan. Pastikan Anda memilih asuransi yang memiliki jaringan yang luas dan kerjasama dengan banyak rumah sakit, terutama bagi Anda yang memilih sistem cashless karena layanan asuransi ini hanya berlaku di rumah sakit yang memiliki kerjasama dengan perusahaan asuransi yang Anda gunakan. Baca Juga : Asuransi Kesehatan: Perhatikan 12 Hal Ini Sebelum Membeli Pahami dan Gunakan yang Terbaik Pada dasarnya asuransi kesehatan merupakan sebuah produk yang memiliki beragam ketentuan dan aturan yang cukup kompleks, maka untuk itu Anda wajib memahami dan mengerti dengan jelas mengenai isi polis asuransi yang Anda gunakan. Hal ini akan membantu Anda untuk menghindari masalah dan kerugian di hari yang akan datang, sehingga Anda bisa mendapatkan manfaat yang maksimal dari penggunaan asuransi kesehatan yang Anda pilih. Baca Juga : Asuransi Kesehatan Terbaik, Ini Dia Kriterianya Ingin Beli Mobil Dengan Gaji Rp3 Juta? Ini Pertimbangannya! Edited by • 2 Mei 2016 Siapa tidak ingin memiliki mobil sendiri? Jika ditanya demikian pastilah hampir semua orang menjawab tidak ada. Tuntutan hidup yang serba modern dan mudah sekarang ini memang mengubah cara berpikir masyarakat yang menganggap mobil sebagai salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi. Jumlah pengendara mobil setiap tahun semakin meningkat pesat hingga menyebabkan macetnya jalan-jalan utama di berbagai kota besar. Meskipun demikian, keinginan masyarakat untuk memiliki mobil tidak pernah berkurang, bahkan semakin bertambah. Minat masyarakat yang cukup tinggi tersebut ternyata disambut baik oleh para produsen dengan menawarkan cicilan murah untuk mereka yang penghasilannya berkisar Rp3 jutaan. Dengan demikian kedua pihak akan sama-sama diuntungkan. Produsen dapat memperluas jaringan konsumen sedangkan konsumen mendapatkan kesempatan memiliki mobil sendiri tanpa harus membayar cicilan yang mahal. Bagi Anda yang ingin membeli mobil dengan cicilan murah, berikut beberapa pertimbangan yang harus Anda lakukan sebelum membeli mobil bagi Anda yang berpenghasilan Rp3 juta setiap bulannya: 1. Tenor Panjang Tenor Panjang Masa Cicilan via flickr.com Promo cicilan murah yang diberikan para produsen mobil bukannya tak beralasan. Salah satu faktor yang mendukung penawaran tersebut adalah tenor yang cukup panjang. Tentu saja harus ada tenor yang panjang untuk cicilan dan DP yang murah agar pihak produsen juga tidak dirugikan. Yang menjadi masalah adalah, jangka waktu tenor kebanyakan cicilan murah adalah delapan tahun, salah satu contohnya adalah Honda yang menawarkan cicilan Rp1 juta setiap bulannya dengan DP hanya senilai Rp10 juta. Tapi kan hanya satu juta? Pasti demikian yang ada di benak para konsumen. Coba Anda pikirkan, dalam kurun waktu delapan tahun, ada banyak hal yang bisa terjadi berkaitan dengan kondisi ekonomi, pekerjaan bahkan keadaan mobil yang Anda cicil tersebut. Jangan sampai pada akhirnya Anda mendapat kesulitan keuangan hanya karena mobil harga Rp1 juta per bulan mobil yang Anda beli. Baca Juga : Ingin Kredit Mobil? Jawab Dulu 5 Pertanyaan Ini! 2. Kondisi Keuangan Kondisi Keuangan Kondisi Keuangan via wordpress.com Setiap orang pasti memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi setiap bulannya dengan gaji yang mereka dapatkan. Sebelum berpikir mengenai cicilan mobil, sebaiknya Anda mengatur keuangan Anda untuk kebutuhan-kebutuhan pokok yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Selain untuk kebutuhan pokok, Anda juga harus menabung untuk keperluan dana darurat setidaknya 20 persen. Untuk itu pastikan Anda tidak terburu-buru dalam memiliki mobil dengan cicilan murah, pastikan Anda terlebih dahulu memenuhi daftar kebutuhan primer, sekunder, serta dana dana darurat terlebih dahulu 3. Masalah Kemacetan Masalah Kemacetan Masalah  Kemacetan via blogspot.com Sekarang ini saja masalah kemacetan sudah melanda di berbagai daerah di Indonesia. Jika Anda membeli mobil, maka bisa dipastikan Anda akan menambah antrian mobil yang terjadi di jalan raya setiap harinya. Dalam keadaan macet tentunya Anda tidak bisa menambah kecepatan mobil Anda, mau tidak mau mobil harus dijalankan dengan kecepatan rendah karena jalan raya tidak mencukupi. Alhasil bahan bakar yang digunakan akan menjadi lebih boros, dan Anda juga tidak bisa sampai tempat kerja tepat pada waktunya. Jika sudah begitu ada baiknya Anda mempertimbangkan lagi apakah Anda benar-benar membutuhkan mobil tersebut untuk mempermudah Anda dalam transportasi atau justru sebaliknya. 4. Budget untuk Perawatan Budget Untuk Biaya Perawatan Budget Untuk Biaya Perawatan via turner.com Punya mobil pastinya butuh perawatan. Perawatan mesin dan suku cadang harus dilakukan secara berkala dan teratur setiap dua bulan agar mobil tetap awet dan bisa dijalankan dengan baik. Walaupun cicilan mobil Anda murah, biaya perawatan dan suku cadangnya tidak murah. Sama saja dengan mobil lainnya. Jika gaji Anda pas-pasan, Anda harus memikirkan kembali bagaimana Anda membayar biaya perawatan mobil serta suku cadang nantinya. 5. Administrasi dan Pajak Biaya Pajak Biaya Pajak via s3.caradvice.com.au Selain harus dipusingkan dengan biaya perawatan dan suku cadang, Anda masih harus berhadapan dengan pajak, administrasi serta asuransi mobil yang harus dilengkapi. Biasanya biaya-biaya tersebut akan ditambahkan ke jumlah DP murni yang Anda bayarkan sehingga pada akhirnya DP yang awalnya murah tersebut bisa jadi membengkak karena biaya tambahan tersebut. Jadi jangan mudah tertipu dengan iming-iming DP murah karena bisa saja total keseluruhan yang harus Anda bayarkan lebih mahal. Baca Juga : Cara Mudah Membeli Mobil Bekas dengan Dana Minim Pertimbangkan Dengan Matang Sebelum Anda memutuskan untuk membeli mobil, ada baiknya Anda mempertimbangkan dengan matang faktor-faktor di atas. Pikirkan apa saja biaya yang nanti harus Anda tanggung saat memiliki mobil. Jangan sampai pada akhirnya keuangan menjadi kritis hanya karena keinginan punya mobil.
9 Strategi Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat Perkembangan asuransi menunjukkan angka yang lumayan tinggi di Indonesia, kesadaran masyarakat akan pentingnya sebuah perlindungan terhadap kesehatan, jiwa dan aset mereka adalah salah faktor penyebab terjadinya hal tersebut. Orang-orang kini lebih cerdas dan mengerti akan manfaat yang bisa didapatkan dari sebuah layanan asuransi. Hal tersebut juga tentu disambut dengan baik oleh perusahaan penyedia layanan asuransi, di mana mereka mencoba untuk selalu berinovasi dan melahirkan beragam produk asuransi yang baru. Hal ini dilakukan untuk memenuhi segala kebutuhan pelanggan dan juga memberikan banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan kepentingan dan keperluan dari setiap pengguna jasa mereka. Jumlah perusahaan yang bergerak di bidang layanan asuransi juga terbilang sangat banyak, hal ini tentu saja membuat sebuah persaingan bisnis yang cukup ketat, sehingga perusahaan-perusahaan tersebut berlomba-lomba untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa mereka. Jeli Memilih Asuransi Saat ini ada beragam jenis asuransi yang bisa Anda jadikan sebagai pilihan, hal ini tentu saja membuat Anda harus benar-benar jeli dalam menyeleksi dan memilih salah satu layanan asuransi yang akan digunakan. Salah satu layanan asuransi yang paling banyak digunakan adalah asuransi kesehatan, di mana angka penggunanya terbilang sangat tinggi jika dibandingkan dengan jenis asuransi lainnya. Ketika Anda memutuskan untuk menggunakan jasa layanan asuransi kesehatan, maka sudah pasti Anda wajib memahami segala kebijakan dan aturan yang ditetapkan dalam polis asuransi tersebut, hak ini akan menghindarkan Anda dari berbagai macam kerugian yang bisa saja timbul akibat pemahaman yang kurang tepat mengenai isi polis yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi. Anda tentu tidak ingin mengalami hal tersebut, bukan? Meski terlihat sama, namun setiap polis asuransi kesehatan yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi akan memiliki perbedaan dan keunggulan masing-masing. Hal inilah yang patut Anda cermati sebelum mengambil keputusan, di mana dalam banyak kasus beberapa nasabah merasa dirugikan akibat kurangnya pemahaman dan ketentuan yang terdapat di dalam polis. Berikut ini adalah beberapa poin yang bisa Anda jadikan sebagai strategi tepat dalam memilih asuransi kesehatan: 1. Pahami Kebutuhan Pahami Kebutuhan Pahami Kebutuhan Anda Akan Asuransi via tribalwomanmagazine.com Hal utama yang perlu Anda lakukan sebelum memilih asuransi kesehatan adalah memahami dengan jelas mengenai kebutuhan asuransi yang akan Anda gunakan. Hal ini akan sangat membantu Anda untuk bisa menemukan dan memilih asuransi kesehatan yang paling tepat untuk Anda gunakan, dengan begitu Anda bisa mendapatkan manfaat maksimal dari penggunaan asuransi tersebut. Sesuaikan asuransi kesehatan tersebut dengan kebutuhan kesehatan Anda dan anggota keluarga lainnya, cermati setiap layanan yang diberikan oleh perusahaan asuransi secara detail. 2. Pilih Jenis Perlindungan Pilih Jenis Perlindungan Pilih  Jenis  Perlindungan via financialtribune.com Pada beberapa perusahaan asuransi, Anda bisa memilih layanan perlindungan tertentu di luar layanan standar yang mereka berikan, hal ini tentu saja akan disertai dengan pengenaan sejumlah biaya premi tambahan. Namun dengan adanya sistem tersebut, maka Anda bisa mendapatkan layanan yang lengkap dan paling sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga. Pilih hanya layanan yang memang benar-benar dibutuhkan, agar jumlah premi yang harus dibayarkan bisa lebih ringan. Baca Juga : Asuransi Mikro: Pengertian dan Manfaat yang Diberikan 3. Lakukan Perbandingan Lakukan Perbandingan Lakukan Perbandingan via housingvoice.co.uk Banyaknya jumlah perusahaan penyedia layanan jasa asuransi, tentu saja membuat Anda memiliki banyak pilihan yang bisa dipertimbangkan. Lakukan perbandingan antara satu perusahaan asuransi dengan perusahaan lainnya, hal ini perlu dilakukan dengan teliti, agar Anda bisa menemukan layanan asuransi kesehatan terbaik yang Anda inginkan. 4. Sesuaikan dengan Anggaran Sesuaikan Dengan Anggaran Sesuaikan Dengan Anggaran via thebestofinsurance.net Hal yang tidak kalah penting untuk dipertimbangkan adalah dengan anggaran keuangan yang Anda miliki untuk sebuah layanan asuransi kesehatan, jangan sampai premi yang berat justru membuat keuangan Anda menjadi terganggu. Asuransi adalah sebuah pengeluaran tetap yang akan berlangsung selama kurun waktu yang lama (beberapa tahun), sehingga bisa dipastikan bahwa pos pengeluaran ini akan sangat mempengaruhi kondisi keuangan Anda secara keseluruhan, karena itu perlu pertimbangan yang matang sebelum Anda mengambil keputusan. Hal ini bisa juga dilakukan dengan cara membuat sebuah simulasi pembayaran, Anda bisa meminta staff dari perusahaan asuransi untuk membantu Anda dalam melakukan hal ini. Dengan melakukan simulasi, maka Anda bisa mengukur kemampuan bayar Anda terhadap premi asuransi dan memastikan apa saja keuntungan yang akan Anda dapatkan dari asuransi tersebut karena Anda memiliki kesempatan untuk menanyakan beragam informasi kepada staf perusahaan asuransi yang Anda temui. 5. Pertimbangkan Kredibilitas Perusahaan Asuransi Kredibilitas Perusahaan Mendapat Kredibilitas yang Baik via healthindemnity.info Saat akan mengambil keputusan mengenai perusahaan penyedia layanan asuransi, maka wajib bagi Anda untuk melihat dan mempertimbangkan kredibilitas perusahaan tersebut, hal ini akan membantu Anda untuk menghindari sejumlah kerugian yang bisa saja terjadi di hari yang akan datang akibat adanya tindakan tidak profesional dari perusahaan tersebut. Cari dan kumpulkan informasi yang akurat mengenai kinerja dan layanan perusahaan asuransi, Anda bisa menemukan semua ini dengan mudah melalui internet atau dari teman atau keluarga yang telah menggunakan layanan mereka sebelumnya. Pastikan untuk memilih layanan perusahaan terbaik dan memiliki reputasi serta kredibilitas yang tinggi di dalam masyarakat. 6. Gunakan Jasa Pihak Ketiga Gunakan Jasa Pihak KEtiga Gunakan Jasa Pihak Ketiga via clickmyquote.com Saat berbicara mengenai polis asuransi, maka seringkali Anda akan mengalami kesulitan untuk memahami isi polis tersebut secara detail, hal ini tentu saja menimbulkan potensi kerugian bagi Anda di masa yang akan datang. Untuk menemukan dan mengambil keputusan mengenai asuransi kesehatan yang paling sesuai dan tepat untuk Anda gunakan, maka tidak ada salahnya Anda meminta bantuan kepada pihak ketiga yang profesional, dalam hal ini biasa disebut “broker”. Broker asuransi akan membantu Anda untuk menganalisa kebutuhan dan juga memilih layanan asuransi kesehatan dari sebuah perusahaan asuransi yang paling tepat untuk Anda gunakan. 7. Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Keluarga Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Keluarga Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Keluarga via daily.com Saat ini ada perusahaan asuransi yang memberikan layanan asuransi kesehatan bagi keluarga, di mana Anda hanya perlu menggunakan satu polis asuransi saja untuk semua anggota keluarga. Hal ini sangat efektif dan lebih hemat karena jumlah premi yang akan dibayarkan sudah tentu lebih ringan, jika dibandingkan dengan sistem asuransi yang menerapkan satu polis untuk setiap satu orang. Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan layanan asuransi kesehatan dengan sistem ini, terutama jika Anda dan anggota keluarga lainnya memang benar-benar belum menggunakan layanan asuransi kesehatan dari perusahaan asuransi mana pun sebelumnya. 8. Pahami Sistem yang Diterapkan Kebijakan Perusahaan Kebijakan Perusahaan Asuransi via vonemen.com Pada dasarnya perusahaan asuransi menerapkan sistem cashless (menggunakan kartu peserta) atau reimbursement di dalam layanan mereka. Kedua hal ini akan sangat berbeda dan patut menjadi bahan pertimbangan bagi Anda. Di dalam sistem cashless Anda akan menemukan kemudahan pada saat membutuhkan layanan kesehatan di rumah sakit, di mana Anda hanya perlu membawa dan menunjukkan kartu keanggotaan Anda pada saat melakukan pendaftaran di rumah sakit. Anda juga tidak perlu melakukan sejumlah deposit jika akan mendapatkan perawatan rawat inap, dengan begitu pengobatan bisa berjalan dengan cepat dan mudah. Sedangkan di dalam sistem reimbursement, Anda wajib melakukan deposit pada saat melakukan pendaftaran rawat inap, dan bahkan Anda wajib melunasi seluruh biaya pengobatan yang timbul di rumah sakit. Setelah selesai mendapatkan perawatan, maka Anda bisa melakukan klaim kepada pihak asuransi dengan cara menyertakan kwitansi pembayaran tersebut, hal ini tentu akan sangat merepotkan, mengingat Anda bisa sakit kapan saja dan bahkan pada saat tidak memiliki sejumlah biaya untuk membayar pengobatan di rumah sakit. 9. Rumah Sakit Rekanan Layanan Rumah Sakit Rekanan Layanan Rumah Sakit Rekanan uratex.com.ph Biasanya perusahaan asuransi telah memiliki kerja sama dengan sejumlah rumah sakit yang mereka pilih, semakin banyak jumlah rumah sakit rekanan mereka, maka Anda akan semakin mudah untuk mengaksesnya. Dengan begitu Anda tidak akan kesulitan dalam mendapatkan layanan kesehatan yang Anda butuhkan. Pastikan Anda memilih asuransi yang memiliki jaringan yang luas dan kerjasama dengan banyak rumah sakit, terutama bagi Anda yang memilih sistem cashless karena layanan asuransi ini hanya berlaku di rumah sakit yang memiliki kerjasama dengan perusahaan asuransi yang Anda gunakan. Baca Juga : Asuransi Kesehatan: Perhatikan 12 Hal Ini Sebelum Membeli Pahami dan Gunakan yang Terbaik Pada dasarnya asuransi kesehatan merupakan sebuah produk yang memiliki beragam ketentuan dan aturan yang cukup kompleks, maka untuk itu Anda wajib memahami dan mengerti dengan jelas mengenai isi polis asuransi yang Anda gunakan. Hal ini akan membantu Anda untuk menghindari masalah dan kerugian di hari yang akan datang, sehingga Anda bisa mendapatkan manfaat yang maksimal dari penggunaan asuransi kesehatan yang Anda pilih. Baca Juga : Asuransi Kesehatan Terbaik, Ini Dia Kriterianya Ingin Beli Mobil Dengan Gaji Rp3 Juta? Ini Pertimbangannya! Edited by • 2 Mei 2016 Siapa tidak ingin memiliki mobil sendiri? Jika ditanya demikian pastilah hampir semua orang menjawab tidak ada. Tuntutan hidup yang serba modern dan mudah sekarang ini memang mengubah cara berpikir masyarakat yang menganggap mobil sebagai salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi. Jumlah pengendara mobil setiap tahun semakin meningkat pesat hingga menyebabkan macetnya jalan-jalan utama di berbagai kota besar. Meskipun demikian, keinginan masyarakat untuk memiliki mobil tidak pernah berkurang, bahkan semakin bertambah. Minat masyarakat yang cukup tinggi tersebut ternyata disambut baik oleh para produsen dengan menawarkan cicilan murah untuk mereka yang penghasilannya berkisar Rp3 jutaan. Dengan demikian kedua pihak akan sama-sama diuntungkan. Produsen dapat memperluas jaringan konsumen sedangkan konsumen mendapatkan kesempatan memiliki mobil sendiri tanpa harus membayar cicilan yang mahal. Bagi Anda yang ingin membeli mobil dengan cicilan murah, berikut beberapa pertimbangan yang harus Anda lakukan sebelum membeli mobil bagi Anda yang berpenghasilan Rp3 juta setiap bulannya: 1. Tenor Panjang Tenor Panjang Masa Cicilan via flickr.com Promo cicilan murah yang diberikan para produsen mobil bukannya tak beralasan. Salah satu faktor yang mendukung penawaran tersebut adalah tenor yang cukup panjang. Tentu saja harus ada tenor yang panjang untuk cicilan dan DP yang murah agar pihak produsen juga tidak dirugikan. Yang menjadi masalah adalah, jangka waktu tenor kebanyakan cicilan murah adalah delapan tahun, salah satu contohnya adalah Honda yang menawarkan cicilan Rp1 juta setiap bulannya dengan DP hanya senilai Rp10 juta. Tapi kan hanya satu juta? Pasti demikian yang ada di benak para konsumen. Coba Anda pikirkan, dalam kurun waktu delapan tahun, ada banyak hal yang bisa terjadi berkaitan dengan kondisi ekonomi, pekerjaan bahkan keadaan mobil yang Anda cicil tersebut. Jangan sampai pada akhirnya Anda mendapat kesulitan keuangan hanya karena mobil harga Rp1 juta per bulan mobil yang Anda beli. Baca Juga : Ingin Kredit Mobil? Jawab Dulu 5 Pertanyaan Ini! 2. Kondisi Keuangan Kondisi Keuangan Kondisi Keuangan via wordpress.com Setiap orang pasti memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi setiap bulannya dengan gaji yang mereka dapatkan. Sebelum berpikir mengenai cicilan mobil, sebaiknya Anda mengatur keuangan Anda untuk kebutuhan-kebutuhan pokok yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Selain untuk kebutuhan pokok, Anda juga harus menabung untuk keperluan dana darurat setidaknya 20 persen. Untuk itu pastikan Anda tidak terburu-buru dalam memiliki mobil dengan cicilan murah, pastikan Anda terlebih dahulu memenuhi daftar kebutuhan primer, sekunder, serta dana dana darurat terlebih dahulu 3. Masalah Kemacetan Masalah Kemacetan Masalah  Kemacetan via blogspot.com Sekarang ini saja masalah kemacetan sudah melanda di berbagai daerah di Indonesia. Jika Anda membeli mobil, maka bisa dipastikan Anda akan menambah antrian mobil yang terjadi di jalan raya setiap harinya. Dalam keadaan macet tentunya Anda tidak bisa menambah kecepatan mobil Anda, mau tidak mau mobil harus dijalankan dengan kecepatan rendah karena jalan raya tidak mencukupi. Alhasil bahan bakar yang digunakan akan menjadi lebih boros, dan Anda juga tidak bisa sampai tempat kerja tepat pada waktunya. Jika sudah begitu ada baiknya Anda mempertimbangkan lagi apakah Anda benar-benar membutuhkan mobil tersebut untuk mempermudah Anda dalam transportasi atau justru sebaliknya. 4. Budget untuk Perawatan Budget Untuk Biaya Perawatan Budget Untuk Biaya Perawatan via turner.com Punya mobil pastinya butuh perawatan. Perawatan mesin dan suku cadang harus dilakukan secara berkala dan teratur setiap dua bulan agar mobil tetap awet dan bisa dijalankan dengan baik. Walaupun cicilan mobil Anda murah, biaya perawatan dan suku cadangnya tidak murah. Sama saja dengan mobil lainnya. Jika gaji Anda pas-pasan, Anda harus memikirkan kembali bagaimana Anda membayar biaya perawatan mobil serta suku cadang nantinya. 5. Administrasi dan Pajak Biaya Pajak Biaya Pajak via s3.caradvice.com.au Selain harus dipusingkan dengan biaya perawatan dan suku cadang, Anda masih harus berhadapan dengan pajak, administrasi serta asuransi mobil yang harus dilengkapi. Biasanya biaya-biaya tersebut akan ditambahkan ke jumlah DP murni yang Anda bayarkan sehingga pada akhirnya DP yang awalnya murah tersebut bisa jadi membengkak karena biaya tambahan tersebut. Jadi jangan mudah tertipu dengan iming-iming DP murah karena bisa saja total keseluruhan yang harus Anda bayarkan lebih mahal. Baca Juga : Cara Mudah Membeli Mobil Bekas dengan Dana Minim Pertimbangkan Dengan Matang Sebelum Anda memutuskan untuk membeli mobil, ada baiknya Anda mempertimbangkan dengan matang faktor-faktor di atas. Pikirkan apa saja biaya yang nanti harus Anda tanggung saat memiliki mobil. Jangan sampai pada akhirnya keuangan menjadi kritis hanya karena keinginan punya mobil.






















Life Insurance Definitions

A few definition are in order to better grasp what may be new language to some.Policy: a legal contract between you and the insurer. It defines the details of the life insurance coverage, names the parties involved, and all the terms, fees, costs, etc.Owner: the owner of the policy is the one who is entering into the contract with the carrier for the insurance coverage.Insured: the person whose life the policy is on. The insured is often, but not always, the owner.Insurer: the insurer is the life insurance company who is offering the policy. The insurer is also known as the carrier, provider, or company.Beneficiary: the policy owner names a beneficiary of the death benefit. You can name multiple beneficiaries, contingen beneficiaries, and even tertiary beneficiaries. 
Upon the insured’s death, the beneficiary would receive the Death benefit: the death benefit refers to the lump sum payout form the insurer to the beneficiary when the insured dies. There are other option apart form a lump sum, including annual payments, monthly payments, or a lump sum and monthly payments. A death benefit can remain level, increase along with the cash value, or remain level with return of premium, minus withdrawals.OK, now that we have some definitions to help guide us, let’s take a look at the different policy types available.


What is term life insurance?Term Life Definition: Term life provides pure death benefit protection for a specific period of time (typically 10, 15, 20 or 30 years). The specific period of time is the “term” of the policy. Once the term ends the life insurance policy will renew on an annual basis. Most term life insurance policies will allow the owner of the policy to renew until age 95.But beware, most life insurance policies renew at an increased premium. Many increase as much as 300%, but there are some life insurance companies whose term product only increases a small amount, while some companies keep the premium the same but decrease the face amount.There are two types of term policies: level term vs decreasing term life insurance.With a decreasing term insurance the death benefit goes down over time, even though your policy premiums stay the same.
 Alternatively, level term life insurance offers fixed premiums and a fixed death benefit for the term of the coverage (the term refers to how long the coverage lasts).Finally, there is also level term life that offers a fixed death benefit, but the premium goes up every five years. The main takeaway here is read your policy.Ideally, you want to lock into the maximum years you need instead of relying on the renewal option. For those term policy holders that decide down the road they want to keep their life insurance, it is best to exercise the polcy’s conversion option.Most term life insurance policies includellowing the owner to convert to a permanent policy with no proof of insurability, i.e. no health screening. The conversion option will change a term policy into a whole life or universal life policy. The premium will increase but the rate class is based on the rate class you originally qualified for the term policy at and not based on your current health status.This is a huge benefit for someone who has a term policy that comes down with an illness and cannot get a new policy or additional life insurance. Simply convert the term policy to a universal life or whole life policy and keep the insurance for the remainder of your life.Typical term lengths available: 10, 15 20 and 30 year. However, some companies offe i.e. 1 year. There is also the option for 5 year and 25 year terms, but fewer companies provide those option. There is also a company that offers years 16, 17, 18, etc…all the way to 30, so you can tailor the policy down to the specific year.

What is guaranteed universal life?is a low priced permanent policy, with a flexible death benefit period that can be tailored to last until age 90, 95, 100, 110 and 121. It is best described as a term/whole life hybrid. This type of life insurance will build minimum cash value and the coverage ends at the age specified.The GUL policy to 121 builds some cash value and is worth the face amount of the death benefit at age 121. The other options to age 90, 95, and 100 end at those respective ages and there is nothing left. Therefore, plan accordingly.
 Guaranteed Issue Life InsuranceGuaranteed acceptance, no questions asked life insurance.
Available for ages 45-85, depending on carriers and state restrictions.Typically reserved for those looking for burial insurance or final expense insurance.Include graded death benefit limitation: only pays out for accidental death in the first two years (or three years with some carriers)For more reading check out Final Expense Whole Life and Burial Insurance Companies
 Accidental Death InsuranceCovers accidental deaths: trip and falls, poisoning (accidental), acts of God (fall into large hole that opened in ground, etc…), does NOT cover suicides, EVER!Does NOT cover natural death, i.e. heart attack, stroke, cancer, etc…Good policy option for specific individuals who do not qualify for anything else.Double indemnity if on a common carrier (plane, train, taxi, boat- commercial, not private).For more see our Accidental Death Insurance Review
What is accidental death insurance?Accidental Death Insurance Definition: an insurance policy that pays benefits to the beneficiary if the cause of death is due to an accident. However, it is NOT life insurance. Read the fine print on an Accidental Death policy. The policy only covers accidental death, it does not cover sickness (think heart attack, stroke, cancer), suicide, or reckless activities such as skydiving, bungy jumping, and/or parachuting/skydiving. It works well as a rider on a regular types of life insurance policies but it should not be your only coverage, unless you have no other options available.
9 Strategi Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat Perkembangan asuransi menunjukkan angka yang lumayan tinggi di Indonesia, kesadaran masyarakat akan pentingnya sebuah perlindungan terhadap kesehatan, jiwa dan aset mereka adalah salah faktor penyebab terjadinya hal tersebut. Orang-orang kini lebih cerdas dan mengerti akan manfaat yang bisa didapatkan dari sebuah layanan asuransi. Hal tersebut juga tentu disambut dengan baik oleh perusahaan penyedia layanan asuransi, di mana mereka mencoba untuk selalu berinovasi dan melahirkan beragam produk asuransi yang baru. Hal ini dilakukan untuk memenuhi segala kebutuhan pelanggan dan juga memberikan banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan kepentingan dan keperluan dari setiap pengguna jasa mereka. Jumlah perusahaan yang bergerak di bidang layanan asuransi juga terbilang sangat banyak, hal ini tentu saja membuat sebuah persaingan bisnis yang cukup ketat, sehingga perusahaan-perusahaan tersebut berlomba-lomba untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa mereka. Jeli Memilih Asuransi Saat ini ada beragam jenis asuransi yang bisa Anda jadikan sebagai pilihan, hal ini tentu saja membuat Anda harus benar-benar jeli dalam menyeleksi dan memilih salah satu layanan asuransi yang akan digunakan. Salah satu layanan asuransi yang paling banyak digunakan adalah asuransi kesehatan, di mana angka penggunanya terbilang sangat tinggi jika dibandingkan dengan jenis asuransi lainnya. Ketika Anda memutuskan untuk menggunakan jasa layanan asuransi kesehatan, maka sudah pasti Anda wajib memahami segala kebijakan dan aturan yang ditetapkan dalam polis asuransi tersebut, hak ini akan menghindarkan Anda dari berbagai macam kerugian yang bisa saja timbul akibat pemahaman yang kurang tepat mengenai isi polis yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi. Anda tentu tidak ingin mengalami hal tersebut, bukan? Meski terlihat sama, namun setiap polis asuransi kesehatan yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi akan memiliki perbedaan dan keunggulan masing-masing. Hal inilah yang patut Anda cermati sebelum mengambil keputusan, di mana dalam banyak kasus beberapa nasabah merasa dirugikan akibat kurangnya pemahaman dan ketentuan yang terdapat di dalam polis. Berikut ini adalah beberapa poin yang bisa Anda jadikan sebagai strategi tepat dalam memilih asuransi kesehatan: 1. Pahami Kebutuhan Pahami Kebutuhan Pahami Kebutuhan Anda Akan Asuransi via tribalwomanmagazine.com Hal utama yang perlu Anda lakukan sebelum memilih asuransi kesehatan adalah memahami dengan jelas mengenai kebutuhan asuransi yang akan Anda gunakan. Hal ini akan sangat membantu Anda untuk bisa menemukan dan memilih asuransi kesehatan yang paling tepat untuk Anda gunakan, dengan begitu Anda bisa mendapatkan manfaat maksimal dari penggunaan asuransi tersebut. Sesuaikan asuransi kesehatan tersebut dengan kebutuhan kesehatan Anda dan anggota keluarga lainnya, cermati setiap layanan yang diberikan oleh perusahaan asuransi secara detail. 2. Pilih Jenis Perlindungan Pilih Jenis Perlindungan Pilih  Jenis  Perlindungan via financialtribune.com Pada beberapa perusahaan asuransi, Anda bisa memilih layanan perlindungan tertentu di luar layanan standar yang mereka berikan, hal ini tentu saja akan disertai dengan pengenaan sejumlah biaya premi tambahan. Namun dengan adanya sistem tersebut, maka Anda bisa mendapatkan layanan yang lengkap dan paling sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga. Pilih hanya layanan yang memang benar-benar dibutuhkan, agar jumlah premi yang harus dibayarkan bisa lebih ringan. Baca Juga : Asuransi Mikro: Pengertian dan Manfaat yang Diberikan 3. Lakukan Perbandingan Lakukan Perbandingan Lakukan Perbandingan via housingvoice.co.uk Banyaknya jumlah perusahaan penyedia layanan jasa asuransi, tentu saja membuat Anda memiliki banyak pilihan yang bisa dipertimbangkan. Lakukan perbandingan antara satu perusahaan asuransi dengan perusahaan lainnya, hal ini perlu dilakukan dengan teliti, agar Anda bisa menemukan layanan asuransi kesehatan terbaik yang Anda inginkan. 4. Sesuaikan dengan Anggaran Sesuaikan Dengan Anggaran Sesuaikan Dengan Anggaran via thebestofinsurance.net Hal yang tidak kalah penting untuk dipertimbangkan adalah dengan anggaran keuangan yang Anda miliki untuk sebuah layanan asuransi kesehatan, jangan sampai premi yang berat justru membuat keuangan Anda menjadi terganggu. Asuransi adalah sebuah pengeluaran tetap yang akan berlangsung selama kurun waktu yang lama (beberapa tahun), sehingga bisa dipastikan bahwa pos pengeluaran ini akan sangat mempengaruhi kondisi keuangan Anda secara keseluruhan, karena itu perlu pertimbangan yang matang sebelum Anda mengambil keputusan. Hal ini bisa juga dilakukan dengan cara membuat sebuah simulasi pembayaran, Anda bisa meminta staff dari perusahaan asuransi untuk membantu Anda dalam melakukan hal ini. Dengan melakukan simulasi, maka Anda bisa mengukur kemampuan bayar Anda terhadap premi asuransi dan memastikan apa saja keuntungan yang akan Anda dapatkan dari asuransi tersebut karena Anda memiliki kesempatan untuk menanyakan beragam informasi kepada staf perusahaan asuransi yang Anda temui. 5. Pertimbangkan Kredibilitas Perusahaan Asuransi Kredibilitas Perusahaan Mendapat Kredibilitas yang Baik via healthindemnity.info Saat akan mengambil keputusan mengenai perusahaan penyedia layanan asuransi, maka wajib bagi Anda untuk melihat dan mempertimbangkan kredibilitas perusahaan tersebut, hal ini akan membantu Anda untuk menghindari sejumlah kerugian yang bisa saja terjadi di hari yang akan datang akibat adanya tindakan tidak profesional dari perusahaan tersebut. Cari dan kumpulkan informasi yang akurat mengenai kinerja dan layanan perusahaan asuransi, Anda bisa menemukan semua ini dengan mudah melalui internet atau dari teman atau keluarga yang telah menggunakan layanan mereka sebelumnya. Pastikan untuk memilih layanan perusahaan terbaik dan memiliki reputasi serta kredibilitas yang tinggi di dalam masyarakat. 6. Gunakan Jasa Pihak Ketiga Gunakan Jasa Pihak KEtiga Gunakan Jasa Pihak Ketiga via clickmyquote.com Saat berbicara mengenai polis asuransi, maka seringkali Anda akan mengalami kesulitan untuk memahami isi polis tersebut secara detail, hal ini tentu saja menimbulkan potensi kerugian bagi Anda di masa yang akan datang. Untuk menemukan dan mengambil keputusan mengenai asuransi kesehatan yang paling sesuai dan tepat untuk Anda gunakan, maka tidak ada salahnya Anda meminta bantuan kepada pihak ketiga yang profesional, dalam hal ini biasa disebut “broker”. Broker asuransi akan membantu Anda untuk menganalisa kebutuhan dan juga memilih layanan asuransi kesehatan dari sebuah perusahaan asuransi yang paling tepat untuk Anda gunakan. 7. Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Keluarga Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Keluarga Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Keluarga via daily.com Saat ini ada perusahaan asuransi yang memberikan layanan asuransi kesehatan bagi keluarga, di mana Anda hanya perlu menggunakan satu polis asuransi saja untuk semua anggota keluarga. Hal ini sangat efektif dan lebih hemat karena jumlah premi yang akan dibayarkan sudah tentu lebih ringan, jika dibandingkan dengan sistem asuransi yang menerapkan satu polis untuk setiap satu orang. Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan layanan asuransi kesehatan dengan sistem ini, terutama jika Anda dan anggota keluarga lainnya memang benar-benar belum menggunakan layanan asuransi kesehatan dari perusahaan asuransi mana pun sebelumnya. 8. Pahami Sistem yang Diterapkan Kebijakan Perusahaan Kebijakan Perusahaan Asuransi via vonemen.com Pada dasarnya perusahaan asuransi menerapkan sistem cashless (menggunakan kartu peserta) atau reimbursement di dalam layanan mereka. Kedua hal ini akan sangat berbeda dan patut menjadi bahan pertimbangan bagi Anda. Di dalam sistem cashless Anda akan menemukan kemudahan pada saat membutuhkan layanan kesehatan di rumah sakit, di mana Anda hanya perlu membawa dan menunjukkan kartu keanggotaan Anda pada saat melakukan pendaftaran di rumah sakit. Anda juga tidak perlu melakukan sejumlah deposit jika akan mendapatkan perawatan rawat inap, dengan begitu pengobatan bisa berjalan dengan cepat dan mudah. Sedangkan di dalam sistem reimbursement, Anda wajib melakukan deposit pada saat melakukan pendaftaran rawat inap, dan bahkan Anda wajib melunasi seluruh biaya pengobatan yang timbul di rumah sakit. Setelah selesai mendapatkan perawatan, maka Anda bisa melakukan klaim kepada pihak asuransi dengan cara menyertakan kwitansi pembayaran tersebut, hal ini tentu akan sangat merepotkan, mengingat Anda bisa sakit kapan saja dan bahkan pada saat tidak memiliki sejumlah biaya untuk membayar pengobatan di rumah sakit. 9. Rumah Sakit Rekanan Layanan Rumah Sakit Rekanan Layanan Rumah Sakit Rekanan uratex.com.ph Biasanya perusahaan asuransi telah memiliki kerja sama dengan sejumlah rumah sakit yang mereka pilih, semakin banyak jumlah rumah sakit rekanan mereka, maka Anda akan semakin mudah untuk mengaksesnya. Dengan begitu Anda tidak akan kesulitan dalam mendapatkan layanan kesehatan yang Anda butuhkan. Pastikan Anda memilih asuransi yang memiliki jaringan yang luas dan kerjasama dengan banyak rumah sakit, terutama bagi Anda yang memilih sistem cashless karena layanan asuransi ini hanya berlaku di rumah sakit yang memiliki kerjasama dengan perusahaan asuransi yang Anda gunakan. Baca Juga : Asuransi Kesehatan: Perhatikan 12 Hal Ini Sebelum Membeli Pahami dan Gunakan yang Terbaik Pada dasarnya asuransi kesehatan merupakan sebuah produk yang memiliki beragam ketentuan dan aturan yang cukup kompleks, maka untuk itu Anda wajib memahami dan mengerti dengan jelas mengenai isi polis asuransi yang Anda gunakan. Hal ini akan membantu Anda untuk menghindari masalah dan kerugian di hari yang akan datang, sehingga Anda bisa mendapatkan manfaat yang maksimal dari penggunaan asuransi kesehatan yang Anda pilih. Baca Juga : Asuransi Kesehatan Terbaik, Ini Dia Kriterianya Ingin Beli Mobil Dengan Gaji Rp3 Juta? Ini Pertimbangannya! Edited by • 2 Mei 2016 Siapa tidak ingin memiliki mobil sendiri? Jika ditanya demikian pastilah hampir semua orang menjawab tidak ada. Tuntutan hidup yang serba modern dan mudah sekarang ini memang mengubah cara berpikir masyarakat yang menganggap mobil sebagai salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi. Jumlah pengendara mobil setiap tahun semakin meningkat pesat hingga menyebabkan macetnya jalan-jalan utama di berbagai kota besar. Meskipun demikian, keinginan masyarakat untuk memiliki mobil tidak pernah berkurang, bahkan semakin bertambah. Minat masyarakat yang cukup tinggi tersebut ternyata disambut baik oleh para produsen dengan menawarkan cicilan murah untuk mereka yang penghasilannya berkisar Rp3 jutaan. Dengan demikian kedua pihak akan sama-sama diuntungkan. Produsen dapat memperluas jaringan konsumen sedangkan konsumen mendapatkan kesempatan memiliki mobil sendiri tanpa harus membayar cicilan yang mahal. Bagi Anda yang ingin membeli mobil dengan cicilan murah, berikut beberapa pertimbangan yang harus Anda lakukan sebelum membeli mobil bagi Anda yang berpenghasilan Rp3 juta setiap bulannya: 1. Tenor Panjang Tenor Panjang Masa Cicilan via flickr.com Promo cicilan murah yang diberikan para produsen mobil bukannya tak beralasan. Salah satu faktor yang mendukung penawaran tersebut adalah tenor yang cukup panjang. Tentu saja harus ada tenor yang panjang untuk cicilan dan DP yang murah agar pihak produsen juga tidak dirugikan. Yang menjadi masalah adalah, jangka waktu tenor kebanyakan cicilan murah adalah delapan tahun, salah satu contohnya adalah Honda yang menawarkan cicilan Rp1 juta setiap bulannya dengan DP hanya senilai Rp10 juta. Tapi kan hanya satu juta? Pasti demikian yang ada di benak para konsumen. Coba Anda pikirkan, dalam kurun waktu delapan tahun, ada banyak hal yang bisa terjadi berkaitan dengan kondisi ekonomi, pekerjaan bahkan keadaan mobil yang Anda cicil tersebut. Jangan sampai pada akhirnya Anda mendapat kesulitan keuangan hanya karena mobil harga Rp1 juta per bulan mobil yang Anda beli. Baca Juga : Ingin Kredit Mobil? Jawab Dulu 5 Pertanyaan Ini! 2. Kondisi Keuangan Kondisi Keuangan Kondisi Keuangan via wordpress.com Setiap orang pasti memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi setiap bulannya dengan gaji yang mereka dapatkan. Sebelum berpikir mengenai cicilan mobil, sebaiknya Anda mengatur keuangan Anda untuk kebutuhan-kebutuhan pokok yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Selain untuk kebutuhan pokok, Anda juga harus menabung untuk keperluan dana darurat setidaknya 20 persen. Untuk itu pastikan Anda tidak terburu-buru dalam memiliki mobil dengan cicilan murah, pastikan Anda terlebih dahulu memenuhi daftar kebutuhan primer, sekunder, serta dana dana darurat terlebih dahulu 3. Masalah Kemacetan Masalah Kemacetan Masalah  Kemacetan via blogspot.com Sekarang ini saja masalah kemacetan sudah melanda di berbagai daerah di Indonesia. Jika Anda membeli mobil, maka bisa dipastikan Anda akan menambah antrian mobil yang terjadi di jalan raya setiap harinya. Dalam keadaan macet tentunya Anda tidak bisa menambah kecepatan mobil Anda, mau tidak mau mobil harus dijalankan dengan kecepatan rendah karena jalan raya tidak mencukupi. Alhasil bahan bakar yang digunakan akan menjadi lebih boros, dan Anda juga tidak bisa sampai tempat kerja tepat pada waktunya. Jika sudah begitu ada baiknya Anda mempertimbangkan lagi apakah Anda benar-benar membutuhkan mobil tersebut untuk mempermudah Anda dalam transportasi atau justru sebaliknya. 4. Budget untuk Perawatan Budget Untuk Biaya Perawatan Budget Untuk Biaya Perawatan via turner.com Punya mobil pastinya butuh perawatan. Perawatan mesin dan suku cadang harus dilakukan secara berkala dan teratur setiap dua bulan agar mobil tetap awet dan bisa dijalankan dengan baik. Walaupun cicilan mobil Anda murah, biaya perawatan dan suku cadangnya tidak murah. Sama saja dengan mobil lainnya. Jika gaji Anda pas-pasan, Anda harus memikirkan kembali bagaimana Anda membayar biaya perawatan mobil serta suku cadang nantinya. 5. Administrasi dan Pajak Biaya Pajak Biaya Pajak via s3.caradvice.com.au Selain harus dipusingkan dengan biaya perawatan dan suku cadang, Anda masih harus berhadapan dengan pajak, administrasi serta asuransi mobil yang harus dilengkapi. Biasanya biaya-biaya tersebut akan ditambahkan ke jumlah DP murni yang Anda bayarkan sehingga pada akhirnya DP yang awalnya murah tersebut bisa jadi membengkak karena biaya tambahan tersebut. Jadi jangan mudah tertipu dengan iming-iming DP murah karena bisa saja total keseluruhan yang harus Anda bayarkan lebih mahal. Baca Juga : Cara Mudah Membeli Mobil Bekas dengan Dana Minim Pertimbangkan Dengan Matang Sebelum Anda memutuskan untuk membeli mobil, ada baiknya Anda mempertimbangkan dengan matang faktor-faktor di atas. Pikirkan apa saja biaya yang nanti harus Anda tanggung saat memiliki mobil. Jangan sampai pada akhirnya keuangan menjadi kritis hanya karena keinginan punya mobil.
Loading...

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar