Kalau Gak Mau Ketularan Saat Orang Terdekat Kena Difteri, Begini Caranya!

shares

9 Strategi Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat Perkembangan asuransi menunjukkan angka yang lumayan tinggi di Indonesia, kesadaran masyarakat akan pentingnya sebuah perlindungan terhadap kesehatan, jiwa dan aset mereka adalah salah faktor penyebab terjadinya hal tersebut. Orang-orang kini lebih cerdas dan mengerti akan manfaat yang bisa didapatkan dari sebuah layanan asuransi. Hal tersebut juga tentu disambut dengan baik oleh perusahaan penyedia layanan asuransi, di mana mereka mencoba untuk selalu berinovasi dan melahirkan beragam produk asuransi yang baru. Hal ini dilakukan untuk memenuhi segala kebutuhan pelanggan dan juga memberikan banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan kepentingan dan keperluan dari setiap pengguna jasa mereka. Jumlah perusahaan yang bergerak di bidang layanan asuransi juga terbilang sangat banyak, hal ini tentu saja membuat sebuah persaingan bisnis yang cukup ketat, sehingga perusahaan-perusahaan tersebut berlomba-lomba untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa mereka. Jeli Memilih Asuransi Saat ini ada beragam jenis asuransi yang bisa Anda jadikan sebagai pilihan, hal ini tentu saja membuat Anda harus benar-benar jeli dalam menyeleksi dan memilih salah satu layanan asuransi yang akan digunakan. Salah satu layanan asuransi yang paling banyak digunakan adalah asuransi kesehatan, di mana angka penggunanya terbilang sangat tinggi jika dibandingkan dengan jenis asuransi lainnya. Ketika Anda memutuskan untuk menggunakan jasa layanan asuransi kesehatan, maka sudah pasti Anda wajib memahami segala kebijakan dan aturan yang ditetapkan dalam polis asuransi tersebut, hak ini akan menghindarkan Anda dari berbagai macam kerugian yang bisa saja timbul akibat pemahaman yang kurang tepat mengenai isi polis yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi. Anda tentu tidak ingin mengalami hal tersebut, bukan? Meski terlihat sama, namun setiap polis asuransi kesehatan yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi akan memiliki perbedaan dan keunggulan masing-masing. Hal inilah yang patut Anda cermati sebelum mengambil keputusan, di mana dalam banyak kasus beberapa nasabah merasa dirugikan akibat kurangnya pemahaman dan ketentuan yang terdapat di dalam polis. Berikut ini adalah beberapa poin yang bisa Anda jadikan sebagai strategi tepat dalam memilih asuransi kesehatan: 1. Pahami Kebutuhan Pahami Kebutuhan Pahami Kebutuhan Anda Akan Asuransi via tribalwomanmagazine.com Hal utama yang perlu Anda lakukan sebelum memilih asuransi kesehatan adalah memahami dengan jelas mengenai kebutuhan asuransi yang akan Anda gunakan. Hal ini akan sangat membantu Anda untuk bisa menemukan dan memilih asuransi kesehatan yang paling tepat untuk Anda gunakan, dengan begitu Anda bisa mendapatkan manfaat maksimal dari penggunaan asuransi tersebut. Sesuaikan asuransi kesehatan tersebut dengan kebutuhan kesehatan Anda dan anggota keluarga lainnya, cermati setiap layanan yang diberikan oleh perusahaan asuransi secara detail. 2. Pilih Jenis Perlindungan Pilih Jenis Perlindungan Pilih  Jenis  Perlindungan via financialtribune.com Pada beberapa perusahaan asuransi, Anda bisa memilih layanan perlindungan tertentu di luar layanan standar yang mereka berikan, hal ini tentu saja akan disertai dengan pengenaan sejumlah biaya premi tambahan. Namun dengan adanya sistem tersebut, maka Anda bisa mendapatkan layanan yang lengkap dan paling sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga. Pilih hanya layanan yang memang benar-benar dibutuhkan, agar jumlah premi yang harus dibayarkan bisa lebih ringan. Baca Juga : Asuransi Mikro: Pengertian dan Manfaat yang Diberikan 3. Lakukan Perbandingan Lakukan Perbandingan Lakukan Perbandingan via housingvoice.co.uk Banyaknya jumlah perusahaan penyedia layanan jasa asuransi, tentu saja membuat Anda memiliki banyak pilihan yang bisa dipertimbangkan. Lakukan perbandingan antara satu perusahaan asuransi dengan perusahaan lainnya, hal ini perlu dilakukan dengan teliti, agar Anda bisa menemukan layanan asuransi kesehatan terbaik yang Anda inginkan. 4. Sesuaikan dengan Anggaran Sesuaikan Dengan Anggaran Sesuaikan Dengan Anggaran via thebestofinsurance.net Hal yang tidak kalah penting untuk dipertimbangkan adalah dengan anggaran keuangan yang Anda miliki untuk sebuah layanan asuransi kesehatan, jangan sampai premi yang berat justru membuat keuangan Anda menjadi terganggu. Asuransi adalah sebuah pengeluaran tetap yang akan berlangsung selama kurun waktu yang lama (beberapa tahun), sehingga bisa dipastikan bahwa pos pengeluaran ini akan sangat mempengaruhi kondisi keuangan Anda secara keseluruhan, karena itu perlu pertimbangan yang matang sebelum Anda mengambil keputusan. Hal ini bisa juga dilakukan dengan cara membuat sebuah simulasi pembayaran, Anda bisa meminta staff dari perusahaan asuransi untuk membantu Anda dalam melakukan hal ini. Dengan melakukan simulasi, maka Anda bisa mengukur kemampuan bayar Anda terhadap premi asuransi dan memastikan apa saja keuntungan yang akan Anda dapatkan dari asuransi tersebut karena Anda memiliki kesempatan untuk menanyakan beragam informasi kepada staf perusahaan asuransi yang Anda temui. 5. Pertimbangkan Kredibilitas Perusahaan Asuransi Kredibilitas Perusahaan Mendapat Kredibilitas yang Baik via healthindemnity.info Saat akan mengambil keputusan mengenai perusahaan penyedia layanan asuransi, maka wajib bagi Anda untuk melihat dan mempertimbangkan kredibilitas perusahaan tersebut, hal ini akan membantu Anda untuk menghindari sejumlah kerugian yang bisa saja terjadi di hari yang akan datang akibat adanya tindakan tidak profesional dari perusahaan tersebut. Cari dan kumpulkan informasi yang akurat mengenai kinerja dan layanan perusahaan asuransi, Anda bisa menemukan semua ini dengan mudah melalui internet atau dari teman atau keluarga yang telah menggunakan layanan mereka sebelumnya. Pastikan untuk memilih layanan perusahaan terbaik dan memiliki reputasi serta kredibilitas yang tinggi di dalam masyarakat. 6. Gunakan Jasa Pihak Ketiga Gunakan Jasa Pihak KEtiga Gunakan Jasa Pihak Ketiga via clickmyquote.com Saat berbicara mengenai polis asuransi, maka seringkali Anda akan mengalami kesulitan untuk memahami isi polis tersebut secara detail, hal ini tentu saja menimbulkan potensi kerugian bagi Anda di masa yang akan datang. Untuk menemukan dan mengambil keputusan mengenai asuransi kesehatan yang paling sesuai dan tepat untuk Anda gunakan, maka tidak ada salahnya Anda meminta bantuan kepada pihak ketiga yang profesional, dalam hal ini biasa disebut “broker”. Broker asuransi akan membantu Anda untuk menganalisa kebutuhan dan juga memilih layanan asuransi kesehatan dari sebuah perusahaan asuransi yang paling tepat untuk Anda gunakan. 7. Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Keluarga Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Keluarga Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Keluarga via daily.com Saat ini ada perusahaan asuransi yang memberikan layanan asuransi kesehatan bagi keluarga, di mana Anda hanya perlu menggunakan satu polis asuransi saja untuk semua anggota keluarga. Hal ini sangat efektif dan lebih hemat karena jumlah premi yang akan dibayarkan sudah tentu lebih ringan, jika dibandingkan dengan sistem asuransi yang menerapkan satu polis untuk setiap satu orang. Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan layanan asuransi kesehatan dengan sistem ini, terutama jika Anda dan anggota keluarga lainnya memang benar-benar belum menggunakan layanan asuransi kesehatan dari perusahaan asuransi mana pun sebelumnya. 8. Pahami Sistem yang Diterapkan Kebijakan Perusahaan Kebijakan Perusahaan Asuransi via vonemen.com Pada dasarnya perusahaan asuransi menerapkan sistem cashless (menggunakan kartu peserta) atau reimbursement di dalam layanan mereka. Kedua hal ini akan sangat berbeda dan patut menjadi bahan pertimbangan bagi Anda. Di dalam sistem cashless Anda akan menemukan kemudahan pada saat membutuhkan layanan kesehatan di rumah sakit, di mana Anda hanya perlu membawa dan menunjukkan kartu keanggotaan Anda pada saat melakukan pendaftaran di rumah sakit. Anda juga tidak perlu melakukan sejumlah deposit jika akan mendapatkan perawatan rawat inap, dengan begitu pengobatan bisa berjalan dengan cepat dan mudah. Sedangkan di dalam sistem reimbursement, Anda wajib melakukan deposit pada saat melakukan pendaftaran rawat inap, dan bahkan Anda wajib melunasi seluruh biaya pengobatan yang timbul di rumah sakit. Setelah selesai mendapatkan perawatan, maka Anda bisa melakukan klaim kepada pihak asuransi dengan cara menyertakan kwitansi pembayaran tersebut, hal ini tentu akan sangat merepotkan, mengingat Anda bisa sakit kapan saja dan bahkan pada saat tidak memiliki sejumlah biaya untuk membayar pengobatan di rumah sakit. 9. Rumah Sakit Rekanan Layanan Rumah Sakit Rekanan Layanan Rumah Sakit Rekanan uratex.com.ph Biasanya perusahaan asuransi telah memiliki kerja sama dengan sejumlah rumah sakit yang mereka pilih, semakin banyak jumlah rumah sakit rekanan mereka, maka Anda akan semakin mudah untuk mengaksesnya. Dengan begitu Anda tidak akan kesulitan dalam mendapatkan layanan kesehatan yang Anda butuhkan. Pastikan Anda memilih asuransi yang memiliki jaringan yang luas dan kerjasama dengan banyak rumah sakit, terutama bagi Anda yang memilih sistem cashless karena layanan asuransi ini hanya berlaku di rumah sakit yang memiliki kerjasama dengan perusahaan asuransi yang Anda gunakan. Baca Juga : Asuransi Kesehatan: Perhatikan 12 Hal Ini Sebelum Membeli Pahami dan Gunakan yang Terbaik Pada dasarnya asuransi kesehatan merupakan sebuah produk yang memiliki beragam ketentuan dan aturan yang cukup kompleks, maka untuk itu Anda wajib memahami dan mengerti dengan jelas mengenai isi polis asuransi yang Anda gunakan. Hal ini akan membantu Anda untuk menghindari masalah dan kerugian di hari yang akan datang, sehingga Anda bisa mendapatkan manfaat yang maksimal dari penggunaan asuransi kesehatan yang Anda pilih. Baca Juga : Asuransi Kesehatan Terbaik, Ini Dia Kriterianya Ingin Beli Mobil Dengan Gaji Rp3 Juta? Ini Pertimbangannya! Edited by • 2 Mei 2016 Siapa tidak ingin memiliki mobil sendiri? Jika ditanya demikian pastilah hampir semua orang menjawab tidak ada. Tuntutan hidup yang serba modern dan mudah sekarang ini memang mengubah cara berpikir masyarakat yang menganggap mobil sebagai salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi. Jumlah pengendara mobil setiap tahun semakin meningkat pesat hingga menyebabkan macetnya jalan-jalan utama di berbagai kota besar. Meskipun demikian, keinginan masyarakat untuk memiliki mobil tidak pernah berkurang, bahkan semakin bertambah. Minat masyarakat yang cukup tinggi tersebut ternyata disambut baik oleh para produsen dengan menawarkan cicilan murah untuk mereka yang penghasilannya berkisar Rp3 jutaan. Dengan demikian kedua pihak akan sama-sama diuntungkan. Produsen dapat memperluas jaringan konsumen sedangkan konsumen mendapatkan kesempatan memiliki mobil sendiri tanpa harus membayar cicilan yang mahal. Bagi Anda yang ingin membeli mobil dengan cicilan murah, berikut beberapa pertimbangan yang harus Anda lakukan sebelum membeli mobil bagi Anda yang berpenghasilan Rp3 juta setiap bulannya: 1. Tenor Panjang Tenor Panjang Masa Cicilan via flickr.com Promo cicilan murah yang diberikan para produsen mobil bukannya tak beralasan. Salah satu faktor yang mendukung penawaran tersebut adalah tenor yang cukup panjang. Tentu saja harus ada tenor yang panjang untuk cicilan dan DP yang murah agar pihak produsen juga tidak dirugikan. Yang menjadi masalah adalah, jangka waktu tenor kebanyakan cicilan murah adalah delapan tahun, salah satu contohnya adalah Honda yang menawarkan cicilan Rp1 juta setiap bulannya dengan DP hanya senilai Rp10 juta. Tapi kan hanya satu juta? Pasti demikian yang ada di benak para konsumen. Coba Anda pikirkan, dalam kurun waktu delapan tahun, ada banyak hal yang bisa terjadi berkaitan dengan kondisi ekonomi, pekerjaan bahkan keadaan mobil yang Anda cicil tersebut. Jangan sampai pada akhirnya Anda mendapat kesulitan keuangan hanya karena mobil harga Rp1 juta per bulan mobil yang Anda beli. Baca Juga : Ingin Kredit Mobil? Jawab Dulu 5 Pertanyaan Ini! 2. Kondisi Keuangan Kondisi Keuangan Kondisi Keuangan via wordpress.com Setiap orang pasti memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi setiap bulannya dengan gaji yang mereka dapatkan. Sebelum berpikir mengenai cicilan mobil, sebaiknya Anda mengatur keuangan Anda untuk kebutuhan-kebutuhan pokok yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Selain untuk kebutuhan pokok, Anda juga harus menabung untuk keperluan dana darurat setidaknya 20 persen. Untuk itu pastikan Anda tidak terburu-buru dalam memiliki mobil dengan cicilan murah, pastikan Anda terlebih dahulu memenuhi daftar kebutuhan primer, sekunder, serta dana dana darurat terlebih dahulu 3. Masalah Kemacetan Masalah Kemacetan Masalah  Kemacetan via blogspot.com Sekarang ini saja masalah kemacetan sudah melanda di berbagai daerah di Indonesia. Jika Anda membeli mobil, maka bisa dipastikan Anda akan menambah antrian mobil yang terjadi di jalan raya setiap harinya. Dalam keadaan macet tentunya Anda tidak bisa menambah kecepatan mobil Anda, mau tidak mau mobil harus dijalankan dengan kecepatan rendah karena jalan raya tidak mencukupi. Alhasil bahan bakar yang digunakan akan menjadi lebih boros, dan Anda juga tidak bisa sampai tempat kerja tepat pada waktunya. Jika sudah begitu ada baiknya Anda mempertimbangkan lagi apakah Anda benar-benar membutuhkan mobil tersebut untuk mempermudah Anda dalam transportasi atau justru sebaliknya. 4. Budget untuk Perawatan Budget Untuk Biaya Perawatan Budget Untuk Biaya Perawatan via turner.com Punya mobil pastinya butuh perawatan. Perawatan mesin dan suku cadang harus dilakukan secara berkala dan teratur setiap dua bulan agar mobil tetap awet dan bisa dijalankan dengan baik. Walaupun cicilan mobil Anda murah, biaya perawatan dan suku cadangnya tidak murah. Sama saja dengan mobil lainnya. Jika gaji Anda pas-pasan, Anda harus memikirkan kembali bagaimana Anda membayar biaya perawatan mobil serta suku cadang nantinya. 5. Administrasi dan Pajak Biaya Pajak Biaya Pajak via s3.caradvice.com.au Selain harus dipusingkan dengan biaya perawatan dan suku cadang, Anda masih harus berhadapan dengan pajak, administrasi serta asuransi mobil yang harus dilengkapi. Biasanya biaya-biaya tersebut akan ditambahkan ke jumlah DP murni yang Anda bayarkan sehingga pada akhirnya DP yang awalnya murah tersebut bisa jadi membengkak karena biaya tambahan tersebut. Jadi jangan mudah tertipu dengan iming-iming DP murah karena bisa saja total keseluruhan yang harus Anda bayarkan lebih mahal. Baca Juga : Cara Mudah Membeli Mobil Bekas dengan Dana Minim Pertimbangkan Dengan Matang Sebelum Anda memutuskan untuk membeli mobil, ada baiknya Anda mempertimbangkan dengan matang faktor-faktor di atas. Pikirkan apa saja biaya yang nanti harus Anda tanggung saat memiliki mobil. Jangan sampai pada akhirnya keuangan menjadi kritis hanya karena keinginan punya mobil.
9 Strategi Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat Perkembangan asuransi menunjukkan angka yang lumayan tinggi di Indonesia, kesadaran masyarakat akan pentingnya sebuah perlindungan terhadap kesehatan, jiwa dan aset mereka adalah salah faktor penyebab terjadinya hal tersebut. Orang-orang kini lebih cerdas dan mengerti akan manfaat yang bisa didapatkan dari sebuah layanan asuransi. Hal tersebut juga tentu disambut dengan baik oleh perusahaan penyedia layanan asuransi, di mana mereka mencoba untuk selalu berinovasi dan melahirkan beragam produk asuransi yang baru. Hal ini dilakukan untuk memenuhi segala kebutuhan pelanggan dan juga memberikan banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan kepentingan dan keperluan dari setiap pengguna jasa mereka. Jumlah perusahaan yang bergerak di bidang layanan asuransi juga terbilang sangat banyak, hal ini tentu saja membuat sebuah persaingan bisnis yang cukup ketat, sehingga perusahaan-perusahaan tersebut berlomba-lomba untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa mereka. Jeli Memilih Asuransi Saat ini ada beragam jenis asuransi yang bisa Anda jadikan sebagai pilihan, hal ini tentu saja membuat Anda harus benar-benar jeli dalam menyeleksi dan memilih salah satu layanan asuransi yang akan digunakan. Salah satu layanan asuransi yang paling banyak digunakan adalah asuransi kesehatan, di mana angka penggunanya terbilang sangat tinggi jika dibandingkan dengan jenis asuransi lainnya. Ketika Anda memutuskan untuk menggunakan jasa layanan asuransi kesehatan, maka sudah pasti Anda wajib memahami segala kebijakan dan aturan yang ditetapkan dalam polis asuransi tersebut, hak ini akan menghindarkan Anda dari berbagai macam kerugian yang bisa saja timbul akibat pemahaman yang kurang tepat mengenai isi polis yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi. Anda tentu tidak ingin mengalami hal tersebut, bukan? Meski terlihat sama, namun setiap polis asuransi kesehatan yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi akan memiliki perbedaan dan keunggulan masing-masing. Hal inilah yang patut Anda cermati sebelum mengambil keputusan, di mana dalam banyak kasus beberapa nasabah merasa dirugikan akibat kurangnya pemahaman dan ketentuan yang terdapat di dalam polis. Berikut ini adalah beberapa poin yang bisa Anda jadikan sebagai strategi tepat dalam memilih asuransi kesehatan: 1. Pahami Kebutuhan Pahami Kebutuhan Pahami Kebutuhan Anda Akan Asuransi via tribalwomanmagazine.com Hal utama yang perlu Anda lakukan sebelum memilih asuransi kesehatan adalah memahami dengan jelas mengenai kebutuhan asuransi yang akan Anda gunakan. Hal ini akan sangat membantu Anda untuk bisa menemukan dan memilih asuransi kesehatan yang paling tepat untuk Anda gunakan, dengan begitu Anda bisa mendapatkan manfaat maksimal dari penggunaan asuransi tersebut. Sesuaikan asuransi kesehatan tersebut dengan kebutuhan kesehatan Anda dan anggota keluarga lainnya, cermati setiap layanan yang diberikan oleh perusahaan asuransi secara detail. 2. Pilih Jenis Perlindungan Pilih Jenis Perlindungan Pilih  Jenis  Perlindungan via financialtribune.com Pada beberapa perusahaan asuransi, Anda bisa memilih layanan perlindungan tertentu di luar layanan standar yang mereka berikan, hal ini tentu saja akan disertai dengan pengenaan sejumlah biaya premi tambahan. Namun dengan adanya sistem tersebut, maka Anda bisa mendapatkan layanan yang lengkap dan paling sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga. Pilih hanya layanan yang memang benar-benar dibutuhkan, agar jumlah premi yang harus dibayarkan bisa lebih ringan. Baca Juga : Asuransi Mikro: Pengertian dan Manfaat yang Diberikan 3. Lakukan Perbandingan Lakukan Perbandingan Lakukan Perbandingan via housingvoice.co.uk Banyaknya jumlah perusahaan penyedia layanan jasa asuransi, tentu saja membuat Anda memiliki banyak pilihan yang bisa dipertimbangkan. Lakukan perbandingan antara satu perusahaan asuransi dengan perusahaan lainnya, hal ini perlu dilakukan dengan teliti, agar Anda bisa menemukan layanan asuransi kesehatan terbaik yang Anda inginkan. 4. Sesuaikan dengan Anggaran Sesuaikan Dengan Anggaran Sesuaikan Dengan Anggaran via thebestofinsurance.net Hal yang tidak kalah penting untuk dipertimbangkan adalah dengan anggaran keuangan yang Anda miliki untuk sebuah layanan asuransi kesehatan, jangan sampai premi yang berat justru membuat keuangan Anda menjadi terganggu. Asuransi adalah sebuah pengeluaran tetap yang akan berlangsung selama kurun waktu yang lama (beberapa tahun), sehingga bisa dipastikan bahwa pos pengeluaran ini akan sangat mempengaruhi kondisi keuangan Anda secara keseluruhan, karena itu perlu pertimbangan yang matang sebelum Anda mengambil keputusan. Hal ini bisa juga dilakukan dengan cara membuat sebuah simulasi pembayaran, Anda bisa meminta staff dari perusahaan asuransi untuk membantu Anda dalam melakukan hal ini. Dengan melakukan simulasi, maka Anda bisa mengukur kemampuan bayar Anda terhadap premi asuransi dan memastikan apa saja keuntungan yang akan Anda dapatkan dari asuransi tersebut karena Anda memiliki kesempatan untuk menanyakan beragam informasi kepada staf perusahaan asuransi yang Anda temui. 5. Pertimbangkan Kredibilitas Perusahaan Asuransi Kredibilitas Perusahaan Mendapat Kredibilitas yang Baik via healthindemnity.info Saat akan mengambil keputusan mengenai perusahaan penyedia layanan asuransi, maka wajib bagi Anda untuk melihat dan mempertimbangkan kredibilitas perusahaan tersebut, hal ini akan membantu Anda untuk menghindari sejumlah kerugian yang bisa saja terjadi di hari yang akan datang akibat adanya tindakan tidak profesional dari perusahaan tersebut. Cari dan kumpulkan informasi yang akurat mengenai kinerja dan layanan perusahaan asuransi, Anda bisa menemukan semua ini dengan mudah melalui internet atau dari teman atau keluarga yang telah menggunakan layanan mereka sebelumnya. Pastikan untuk memilih layanan perusahaan terbaik dan memiliki reputasi serta kredibilitas yang tinggi di dalam masyarakat. 6. Gunakan Jasa Pihak Ketiga Gunakan Jasa Pihak KEtiga Gunakan Jasa Pihak Ketiga via clickmyquote.com Saat berbicara mengenai polis asuransi, maka seringkali Anda akan mengalami kesulitan untuk memahami isi polis tersebut secara detail, hal ini tentu saja menimbulkan potensi kerugian bagi Anda di masa yang akan datang. Untuk menemukan dan mengambil keputusan mengenai asuransi kesehatan yang paling sesuai dan tepat untuk Anda gunakan, maka tidak ada salahnya Anda meminta bantuan kepada pihak ketiga yang profesional, dalam hal ini biasa disebut “broker”. Broker asuransi akan membantu Anda untuk menganalisa kebutuhan dan juga memilih layanan asuransi kesehatan dari sebuah perusahaan asuransi yang paling tepat untuk Anda gunakan. 7. Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Keluarga Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Keluarga Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Keluarga via daily.com Saat ini ada perusahaan asuransi yang memberikan layanan asuransi kesehatan bagi keluarga, di mana Anda hanya perlu menggunakan satu polis asuransi saja untuk semua anggota keluarga. Hal ini sangat efektif dan lebih hemat karena jumlah premi yang akan dibayarkan sudah tentu lebih ringan, jika dibandingkan dengan sistem asuransi yang menerapkan satu polis untuk setiap satu orang. Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan layanan asuransi kesehatan dengan sistem ini, terutama jika Anda dan anggota keluarga lainnya memang benar-benar belum menggunakan layanan asuransi kesehatan dari perusahaan asuransi mana pun sebelumnya. 8. Pahami Sistem yang Diterapkan Kebijakan Perusahaan Kebijakan Perusahaan Asuransi via vonemen.com Pada dasarnya perusahaan asuransi menerapkan sistem cashless (menggunakan kartu peserta) atau reimbursement di dalam layanan mereka. Kedua hal ini akan sangat berbeda dan patut menjadi bahan pertimbangan bagi Anda. Di dalam sistem cashless Anda akan menemukan kemudahan pada saat membutuhkan layanan kesehatan di rumah sakit, di mana Anda hanya perlu membawa dan menunjukkan kartu keanggotaan Anda pada saat melakukan pendaftaran di rumah sakit. Anda juga tidak perlu melakukan sejumlah deposit jika akan mendapatkan perawatan rawat inap, dengan begitu pengobatan bisa berjalan dengan cepat dan mudah. Sedangkan di dalam sistem reimbursement, Anda wajib melakukan deposit pada saat melakukan pendaftaran rawat inap, dan bahkan Anda wajib melunasi seluruh biaya pengobatan yang timbul di rumah sakit. Setelah selesai mendapatkan perawatan, maka Anda bisa melakukan klaim kepada pihak asuransi dengan cara menyertakan kwitansi pembayaran tersebut, hal ini tentu akan sangat merepotkan, mengingat Anda bisa sakit kapan saja dan bahkan pada saat tidak memiliki sejumlah biaya untuk membayar pengobatan di rumah sakit. 9. Rumah Sakit Rekanan Layanan Rumah Sakit Rekanan Layanan Rumah Sakit Rekanan uratex.com.ph Biasanya perusahaan asuransi telah memiliki kerja sama dengan sejumlah rumah sakit yang mereka pilih, semakin banyak jumlah rumah sakit rekanan mereka, maka Anda akan semakin mudah untuk mengaksesnya. Dengan begitu Anda tidak akan kesulitan dalam mendapatkan layanan kesehatan yang Anda butuhkan. Pastikan Anda memilih asuransi yang memiliki jaringan yang luas dan kerjasama dengan banyak rumah sakit, terutama bagi Anda yang memilih sistem cashless karena layanan asuransi ini hanya berlaku di rumah sakit yang memiliki kerjasama dengan perusahaan asuransi yang Anda gunakan. Baca Juga : Asuransi Kesehatan: Perhatikan 12 Hal Ini Sebelum Membeli Pahami dan Gunakan yang Terbaik Pada dasarnya asuransi kesehatan merupakan sebuah produk yang memiliki beragam ketentuan dan aturan yang cukup kompleks, maka untuk itu Anda wajib memahami dan mengerti dengan jelas mengenai isi polis asuransi yang Anda gunakan. Hal ini akan membantu Anda untuk menghindari masalah dan kerugian di hari yang akan datang, sehingga Anda bisa mendapatkan manfaat yang maksimal dari penggunaan asuransi kesehatan yang Anda pilih. Baca Juga : Asuransi Kesehatan Terbaik, Ini Dia Kriterianya Ingin Beli Mobil Dengan Gaji Rp3 Juta? Ini Pertimbangannya! Edited by • 2 Mei 2016 Siapa tidak ingin memiliki mobil sendiri? Jika ditanya demikian pastilah hampir semua orang menjawab tidak ada. Tuntutan hidup yang serba modern dan mudah sekarang ini memang mengubah cara berpikir masyarakat yang menganggap mobil sebagai salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi. Jumlah pengendara mobil setiap tahun semakin meningkat pesat hingga menyebabkan macetnya jalan-jalan utama di berbagai kota besar. Meskipun demikian, keinginan masyarakat untuk memiliki mobil tidak pernah berkurang, bahkan semakin bertambah. Minat masyarakat yang cukup tinggi tersebut ternyata disambut baik oleh para produsen dengan menawarkan cicilan murah untuk mereka yang penghasilannya berkisar Rp3 jutaan. Dengan demikian kedua pihak akan sama-sama diuntungkan. Produsen dapat memperluas jaringan konsumen sedangkan konsumen mendapatkan kesempatan memiliki mobil sendiri tanpa harus membayar cicilan yang mahal. Bagi Anda yang ingin membeli mobil dengan cicilan murah, berikut beberapa pertimbangan yang harus Anda lakukan sebelum membeli mobil bagi Anda yang berpenghasilan Rp3 juta setiap bulannya: 1. Tenor Panjang Tenor Panjang Masa Cicilan via flickr.com Promo cicilan murah yang diberikan para produsen mobil bukannya tak beralasan. Salah satu faktor yang mendukung penawaran tersebut adalah tenor yang cukup panjang. Tentu saja harus ada tenor yang panjang untuk cicilan dan DP yang murah agar pihak produsen juga tidak dirugikan. Yang menjadi masalah adalah, jangka waktu tenor kebanyakan cicilan murah adalah delapan tahun, salah satu contohnya adalah Honda yang menawarkan cicilan Rp1 juta setiap bulannya dengan DP hanya senilai Rp10 juta. Tapi kan hanya satu juta? Pasti demikian yang ada di benak para konsumen. Coba Anda pikirkan, dalam kurun waktu delapan tahun, ada banyak hal yang bisa terjadi berkaitan dengan kondisi ekonomi, pekerjaan bahkan keadaan mobil yang Anda cicil tersebut. Jangan sampai pada akhirnya Anda mendapat kesulitan keuangan hanya karena mobil harga Rp1 juta per bulan mobil yang Anda beli. Baca Juga : Ingin Kredit Mobil? Jawab Dulu 5 Pertanyaan Ini! 2. Kondisi Keuangan Kondisi Keuangan Kondisi Keuangan via wordpress.com Setiap orang pasti memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi setiap bulannya dengan gaji yang mereka dapatkan. Sebelum berpikir mengenai cicilan mobil, sebaiknya Anda mengatur keuangan Anda untuk kebutuhan-kebutuhan pokok yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Selain untuk kebutuhan pokok, Anda juga harus menabung untuk keperluan dana darurat setidaknya 20 persen. Untuk itu pastikan Anda tidak terburu-buru dalam memiliki mobil dengan cicilan murah, pastikan Anda terlebih dahulu memenuhi daftar kebutuhan primer, sekunder, serta dana dana darurat terlebih dahulu 3. Masalah Kemacetan Masalah Kemacetan Masalah  Kemacetan via blogspot.com Sekarang ini saja masalah kemacetan sudah melanda di berbagai daerah di Indonesia. Jika Anda membeli mobil, maka bisa dipastikan Anda akan menambah antrian mobil yang terjadi di jalan raya setiap harinya. Dalam keadaan macet tentunya Anda tidak bisa menambah kecepatan mobil Anda, mau tidak mau mobil harus dijalankan dengan kecepatan rendah karena jalan raya tidak mencukupi. Alhasil bahan bakar yang digunakan akan menjadi lebih boros, dan Anda juga tidak bisa sampai tempat kerja tepat pada waktunya. Jika sudah begitu ada baiknya Anda mempertimbangkan lagi apakah Anda benar-benar membutuhkan mobil tersebut untuk mempermudah Anda dalam transportasi atau justru sebaliknya. 4. Budget untuk Perawatan Budget Untuk Biaya Perawatan Budget Untuk Biaya Perawatan via turner.com Punya mobil pastinya butuh perawatan. Perawatan mesin dan suku cadang harus dilakukan secara berkala dan teratur setiap dua bulan agar mobil tetap awet dan bisa dijalankan dengan baik. Walaupun cicilan mobil Anda murah, biaya perawatan dan suku cadangnya tidak murah. Sama saja dengan mobil lainnya. Jika gaji Anda pas-pasan, Anda harus memikirkan kembali bagaimana Anda membayar biaya perawatan mobil serta suku cadang nantinya. 5. Administrasi dan Pajak Biaya Pajak Biaya Pajak via s3.caradvice.com.au Selain harus dipusingkan dengan biaya perawatan dan suku cadang, Anda masih harus berhadapan dengan pajak, administrasi serta asuransi mobil yang harus dilengkapi. Biasanya biaya-biaya tersebut akan ditambahkan ke jumlah DP murni yang Anda bayarkan sehingga pada akhirnya DP yang awalnya murah tersebut bisa jadi membengkak karena biaya tambahan tersebut. Jadi jangan mudah tertipu dengan iming-iming DP murah karena bisa saja total keseluruhan yang harus Anda bayarkan lebih mahal. Baca Juga : Cara Mudah Membeli Mobil Bekas dengan Dana Minim Pertimbangkan Dengan Matang Sebelum Anda memutuskan untuk membeli mobil, ada baiknya Anda mempertimbangkan dengan matang faktor-faktor di atas. Pikirkan apa saja biaya yang nanti harus Anda tanggung saat memiliki mobil. Jangan sampai pada akhirnya keuangan menjadi kritis hanya karena keinginan punya mobil.

Menurut data yang dimiliki Kementerian Kesehatan RI terkait difteri, ada lebih dari 600 laporan pasien difteri yang dirawat di 20 provinsi sepanjang Januari sampai Desember 2017. Angka ini belum ditambah laporan pasien difteri yang ada di daerah.

Dari sekian ratus orang yang sudah terinfeksi penyakit tersebut, bukan tidak mungkin orang terdekatnya dapat terinfeksi juga. Djatnika Setiabudi, Kepala Divisi Infeksi Tropis Ilmu Kesehatan Anak di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, mengatakan, pasien yang sudah dicurigai memiliki difteri harus diisolasi.

Dalam hal ini, keluarga wajib mendukung untuk mengisolasi selama kurang lebih tiga minggu agar bakteri tidak menyebar ke orang lain lagi.

Dia menerangkan, laporan pasien tersebut akan diserahkan ke Dinas Kesehatan. Nantinya, petugas kesehatan akan menyelidiki dan mencari tahu pasien terkontaminasi dari mana. Apakah dari sekolah, lingkungan rumah, teman sepermainan, atau tempat lain.

“Setelah pemeriksaan pada orang terdekat pasien, petugas kesehatan (terdekat dari lokasi tempat tinggal pasien) juga akan memberikan obat antibiotik pencegahan dan memantau selama tujuh hari,” ujar Djatnika kepada Kompas.com melalui sambungan telepon Selasa (12/12/2017).

Bakteri memang dapat ditularkan melalui udara. Namun selain itu, faktor kebersihan pribadi dan lingkungan juga ikut ambil bagian. “Difteri senang hidup di udara lembab,” katanya.

Oleh karena itu, beberapa hal terpenting yang harus dilakukan adalah menjaga kebersihan, menjaga daya tahan tubuh agar tidak menurun, dan yang terpenting menjalani imunisasi DTP (difteri, tetanus, dan pertusis). Seperti yang diberitakan Kompas.com sebelumnya, sampai duduk di kelas 5 SD, anak harus sudah mendapatkan delapan kali imunisasi DTP.

Selain anak-anak, orang dewasa juga harus melakukan imunisasi ulang berjangka. “Kalau dewasa sebaiknya 10 tahun sekali disuntik difteri, supaya tubuh lebih kebal dari bakteri ini,” tegas Djatnika.

Sumber

https://hayobaca.com/kalau-gak-mau-ketularan-saat-orang-terdekat-kena-difteri-begini-caranya/

unsubscribe from this feed

9 Strategi Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat Perkembangan asuransi menunjukkan angka yang lumayan tinggi di Indonesia, kesadaran masyarakat akan pentingnya sebuah perlindungan terhadap kesehatan, jiwa dan aset mereka adalah salah faktor penyebab terjadinya hal tersebut. Orang-orang kini lebih cerdas dan mengerti akan manfaat yang bisa didapatkan dari sebuah layanan asuransi. Hal tersebut juga tentu disambut dengan baik oleh perusahaan penyedia layanan asuransi, di mana mereka mencoba untuk selalu berinovasi dan melahirkan beragam produk asuransi yang baru. Hal ini dilakukan untuk memenuhi segala kebutuhan pelanggan dan juga memberikan banyak pilihan yang bisa disesuaikan dengan kepentingan dan keperluan dari setiap pengguna jasa mereka. Jumlah perusahaan yang bergerak di bidang layanan asuransi juga terbilang sangat banyak, hal ini tentu saja membuat sebuah persaingan bisnis yang cukup ketat, sehingga perusahaan-perusahaan tersebut berlomba-lomba untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa mereka. Jeli Memilih Asuransi Saat ini ada beragam jenis asuransi yang bisa Anda jadikan sebagai pilihan, hal ini tentu saja membuat Anda harus benar-benar jeli dalam menyeleksi dan memilih salah satu layanan asuransi yang akan digunakan. Salah satu layanan asuransi yang paling banyak digunakan adalah asuransi kesehatan, di mana angka penggunanya terbilang sangat tinggi jika dibandingkan dengan jenis asuransi lainnya. Ketika Anda memutuskan untuk menggunakan jasa layanan asuransi kesehatan, maka sudah pasti Anda wajib memahami segala kebijakan dan aturan yang ditetapkan dalam polis asuransi tersebut, hak ini akan menghindarkan Anda dari berbagai macam kerugian yang bisa saja timbul akibat pemahaman yang kurang tepat mengenai isi polis yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi. Anda tentu tidak ingin mengalami hal tersebut, bukan? Meski terlihat sama, namun setiap polis asuransi kesehatan yang dikeluarkan oleh perusahaan asuransi akan memiliki perbedaan dan keunggulan masing-masing. Hal inilah yang patut Anda cermati sebelum mengambil keputusan, di mana dalam banyak kasus beberapa nasabah merasa dirugikan akibat kurangnya pemahaman dan ketentuan yang terdapat di dalam polis. Berikut ini adalah beberapa poin yang bisa Anda jadikan sebagai strategi tepat dalam memilih asuransi kesehatan: 1. Pahami Kebutuhan Pahami Kebutuhan Pahami Kebutuhan Anda Akan Asuransi via tribalwomanmagazine.com Hal utama yang perlu Anda lakukan sebelum memilih asuransi kesehatan adalah memahami dengan jelas mengenai kebutuhan asuransi yang akan Anda gunakan. Hal ini akan sangat membantu Anda untuk bisa menemukan dan memilih asuransi kesehatan yang paling tepat untuk Anda gunakan, dengan begitu Anda bisa mendapatkan manfaat maksimal dari penggunaan asuransi tersebut. Sesuaikan asuransi kesehatan tersebut dengan kebutuhan kesehatan Anda dan anggota keluarga lainnya, cermati setiap layanan yang diberikan oleh perusahaan asuransi secara detail. 2. Pilih Jenis Perlindungan Pilih Jenis Perlindungan Pilih  Jenis  Perlindungan via financialtribune.com Pada beberapa perusahaan asuransi, Anda bisa memilih layanan perlindungan tertentu di luar layanan standar yang mereka berikan, hal ini tentu saja akan disertai dengan pengenaan sejumlah biaya premi tambahan. Namun dengan adanya sistem tersebut, maka Anda bisa mendapatkan layanan yang lengkap dan paling sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga. Pilih hanya layanan yang memang benar-benar dibutuhkan, agar jumlah premi yang harus dibayarkan bisa lebih ringan. Baca Juga : Asuransi Mikro: Pengertian dan Manfaat yang Diberikan 3. Lakukan Perbandingan Lakukan Perbandingan Lakukan Perbandingan via housingvoice.co.uk Banyaknya jumlah perusahaan penyedia layanan jasa asuransi, tentu saja membuat Anda memiliki banyak pilihan yang bisa dipertimbangkan. Lakukan perbandingan antara satu perusahaan asuransi dengan perusahaan lainnya, hal ini perlu dilakukan dengan teliti, agar Anda bisa menemukan layanan asuransi kesehatan terbaik yang Anda inginkan. 4. Sesuaikan dengan Anggaran Sesuaikan Dengan Anggaran Sesuaikan Dengan Anggaran via thebestofinsurance.net Hal yang tidak kalah penting untuk dipertimbangkan adalah dengan anggaran keuangan yang Anda miliki untuk sebuah layanan asuransi kesehatan, jangan sampai premi yang berat justru membuat keuangan Anda menjadi terganggu. Asuransi adalah sebuah pengeluaran tetap yang akan berlangsung selama kurun waktu yang lama (beberapa tahun), sehingga bisa dipastikan bahwa pos pengeluaran ini akan sangat mempengaruhi kondisi keuangan Anda secara keseluruhan, karena itu perlu pertimbangan yang matang sebelum Anda mengambil keputusan. Hal ini bisa juga dilakukan dengan cara membuat sebuah simulasi pembayaran, Anda bisa meminta staff dari perusahaan asuransi untuk membantu Anda dalam melakukan hal ini. Dengan melakukan simulasi, maka Anda bisa mengukur kemampuan bayar Anda terhadap premi asuransi dan memastikan apa saja keuntungan yang akan Anda dapatkan dari asuransi tersebut karena Anda memiliki kesempatan untuk menanyakan beragam informasi kepada staf perusahaan asuransi yang Anda temui. 5. Pertimbangkan Kredibilitas Perusahaan Asuransi Kredibilitas Perusahaan Mendapat Kredibilitas yang Baik via healthindemnity.info Saat akan mengambil keputusan mengenai perusahaan penyedia layanan asuransi, maka wajib bagi Anda untuk melihat dan mempertimbangkan kredibilitas perusahaan tersebut, hal ini akan membantu Anda untuk menghindari sejumlah kerugian yang bisa saja terjadi di hari yang akan datang akibat adanya tindakan tidak profesional dari perusahaan tersebut. Cari dan kumpulkan informasi yang akurat mengenai kinerja dan layanan perusahaan asuransi, Anda bisa menemukan semua ini dengan mudah melalui internet atau dari teman atau keluarga yang telah menggunakan layanan mereka sebelumnya. Pastikan untuk memilih layanan perusahaan terbaik dan memiliki reputasi serta kredibilitas yang tinggi di dalam masyarakat. 6. Gunakan Jasa Pihak Ketiga Gunakan Jasa Pihak KEtiga Gunakan Jasa Pihak Ketiga via clickmyquote.com Saat berbicara mengenai polis asuransi, maka seringkali Anda akan mengalami kesulitan untuk memahami isi polis tersebut secara detail, hal ini tentu saja menimbulkan potensi kerugian bagi Anda di masa yang akan datang. Untuk menemukan dan mengambil keputusan mengenai asuransi kesehatan yang paling sesuai dan tepat untuk Anda gunakan, maka tidak ada salahnya Anda meminta bantuan kepada pihak ketiga yang profesional, dalam hal ini biasa disebut “broker”. Broker asuransi akan membantu Anda untuk menganalisa kebutuhan dan juga memilih layanan asuransi kesehatan dari sebuah perusahaan asuransi yang paling tepat untuk Anda gunakan. 7. Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Keluarga Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Keluarga Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Keluarga via daily.com Saat ini ada perusahaan asuransi yang memberikan layanan asuransi kesehatan bagi keluarga, di mana Anda hanya perlu menggunakan satu polis asuransi saja untuk semua anggota keluarga. Hal ini sangat efektif dan lebih hemat karena jumlah premi yang akan dibayarkan sudah tentu lebih ringan, jika dibandingkan dengan sistem asuransi yang menerapkan satu polis untuk setiap satu orang. Anda bisa mempertimbangkan untuk menggunakan layanan asuransi kesehatan dengan sistem ini, terutama jika Anda dan anggota keluarga lainnya memang benar-benar belum menggunakan layanan asuransi kesehatan dari perusahaan asuransi mana pun sebelumnya. 8. Pahami Sistem yang Diterapkan Kebijakan Perusahaan Kebijakan Perusahaan Asuransi via vonemen.com Pada dasarnya perusahaan asuransi menerapkan sistem cashless (menggunakan kartu peserta) atau reimbursement di dalam layanan mereka. Kedua hal ini akan sangat berbeda dan patut menjadi bahan pertimbangan bagi Anda. Di dalam sistem cashless Anda akan menemukan kemudahan pada saat membutuhkan layanan kesehatan di rumah sakit, di mana Anda hanya perlu membawa dan menunjukkan kartu keanggotaan Anda pada saat melakukan pendaftaran di rumah sakit. Anda juga tidak perlu melakukan sejumlah deposit jika akan mendapatkan perawatan rawat inap, dengan begitu pengobatan bisa berjalan dengan cepat dan mudah. Sedangkan di dalam sistem reimbursement, Anda wajib melakukan deposit pada saat melakukan pendaftaran rawat inap, dan bahkan Anda wajib melunasi seluruh biaya pengobatan yang timbul di rumah sakit. Setelah selesai mendapatkan perawatan, maka Anda bisa melakukan klaim kepada pihak asuransi dengan cara menyertakan kwitansi pembayaran tersebut, hal ini tentu akan sangat merepotkan, mengingat Anda bisa sakit kapan saja dan bahkan pada saat tidak memiliki sejumlah biaya untuk membayar pengobatan di rumah sakit. 9. Rumah Sakit Rekanan Layanan Rumah Sakit Rekanan Layanan Rumah Sakit Rekanan uratex.com.ph Biasanya perusahaan asuransi telah memiliki kerja sama dengan sejumlah rumah sakit yang mereka pilih, semakin banyak jumlah rumah sakit rekanan mereka, maka Anda akan semakin mudah untuk mengaksesnya. Dengan begitu Anda tidak akan kesulitan dalam mendapatkan layanan kesehatan yang Anda butuhkan. Pastikan Anda memilih asuransi yang memiliki jaringan yang luas dan kerjasama dengan banyak rumah sakit, terutama bagi Anda yang memilih sistem cashless karena layanan asuransi ini hanya berlaku di rumah sakit yang memiliki kerjasama dengan perusahaan asuransi yang Anda gunakan. Baca Juga : Asuransi Kesehatan: Perhatikan 12 Hal Ini Sebelum Membeli Pahami dan Gunakan yang Terbaik Pada dasarnya asuransi kesehatan merupakan sebuah produk yang memiliki beragam ketentuan dan aturan yang cukup kompleks, maka untuk itu Anda wajib memahami dan mengerti dengan jelas mengenai isi polis asuransi yang Anda gunakan. Hal ini akan membantu Anda untuk menghindari masalah dan kerugian di hari yang akan datang, sehingga Anda bisa mendapatkan manfaat yang maksimal dari penggunaan asuransi kesehatan yang Anda pilih. Baca Juga : Asuransi Kesehatan Terbaik, Ini Dia Kriterianya Ingin Beli Mobil Dengan Gaji Rp3 Juta? Ini Pertimbangannya! Edited by • 2 Mei 2016 Siapa tidak ingin memiliki mobil sendiri? Jika ditanya demikian pastilah hampir semua orang menjawab tidak ada. Tuntutan hidup yang serba modern dan mudah sekarang ini memang mengubah cara berpikir masyarakat yang menganggap mobil sebagai salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi. Jumlah pengendara mobil setiap tahun semakin meningkat pesat hingga menyebabkan macetnya jalan-jalan utama di berbagai kota besar. Meskipun demikian, keinginan masyarakat untuk memiliki mobil tidak pernah berkurang, bahkan semakin bertambah. Minat masyarakat yang cukup tinggi tersebut ternyata disambut baik oleh para produsen dengan menawarkan cicilan murah untuk mereka yang penghasilannya berkisar Rp3 jutaan. Dengan demikian kedua pihak akan sama-sama diuntungkan. Produsen dapat memperluas jaringan konsumen sedangkan konsumen mendapatkan kesempatan memiliki mobil sendiri tanpa harus membayar cicilan yang mahal. Bagi Anda yang ingin membeli mobil dengan cicilan murah, berikut beberapa pertimbangan yang harus Anda lakukan sebelum membeli mobil bagi Anda yang berpenghasilan Rp3 juta setiap bulannya: 1. Tenor Panjang Tenor Panjang Masa Cicilan via flickr.com Promo cicilan murah yang diberikan para produsen mobil bukannya tak beralasan. Salah satu faktor yang mendukung penawaran tersebut adalah tenor yang cukup panjang. Tentu saja harus ada tenor yang panjang untuk cicilan dan DP yang murah agar pihak produsen juga tidak dirugikan. Yang menjadi masalah adalah, jangka waktu tenor kebanyakan cicilan murah adalah delapan tahun, salah satu contohnya adalah Honda yang menawarkan cicilan Rp1 juta setiap bulannya dengan DP hanya senilai Rp10 juta. Tapi kan hanya satu juta? Pasti demikian yang ada di benak para konsumen. Coba Anda pikirkan, dalam kurun waktu delapan tahun, ada banyak hal yang bisa terjadi berkaitan dengan kondisi ekonomi, pekerjaan bahkan keadaan mobil yang Anda cicil tersebut. Jangan sampai pada akhirnya Anda mendapat kesulitan keuangan hanya karena mobil harga Rp1 juta per bulan mobil yang Anda beli. Baca Juga : Ingin Kredit Mobil? Jawab Dulu 5 Pertanyaan Ini! 2. Kondisi Keuangan Kondisi Keuangan Kondisi Keuangan via wordpress.com Setiap orang pasti memiliki kebutuhan yang harus dipenuhi setiap bulannya dengan gaji yang mereka dapatkan. Sebelum berpikir mengenai cicilan mobil, sebaiknya Anda mengatur keuangan Anda untuk kebutuhan-kebutuhan pokok yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Selain untuk kebutuhan pokok, Anda juga harus menabung untuk keperluan dana darurat setidaknya 20 persen. Untuk itu pastikan Anda tidak terburu-buru dalam memiliki mobil dengan cicilan murah, pastikan Anda terlebih dahulu memenuhi daftar kebutuhan primer, sekunder, serta dana dana darurat terlebih dahulu 3. Masalah Kemacetan Masalah Kemacetan Masalah  Kemacetan via blogspot.com Sekarang ini saja masalah kemacetan sudah melanda di berbagai daerah di Indonesia. Jika Anda membeli mobil, maka bisa dipastikan Anda akan menambah antrian mobil yang terjadi di jalan raya setiap harinya. Dalam keadaan macet tentunya Anda tidak bisa menambah kecepatan mobil Anda, mau tidak mau mobil harus dijalankan dengan kecepatan rendah karena jalan raya tidak mencukupi. Alhasil bahan bakar yang digunakan akan menjadi lebih boros, dan Anda juga tidak bisa sampai tempat kerja tepat pada waktunya. Jika sudah begitu ada baiknya Anda mempertimbangkan lagi apakah Anda benar-benar membutuhkan mobil tersebut untuk mempermudah Anda dalam transportasi atau justru sebaliknya. 4. Budget untuk Perawatan Budget Untuk Biaya Perawatan Budget Untuk Biaya Perawatan via turner.com Punya mobil pastinya butuh perawatan. Perawatan mesin dan suku cadang harus dilakukan secara berkala dan teratur setiap dua bulan agar mobil tetap awet dan bisa dijalankan dengan baik. Walaupun cicilan mobil Anda murah, biaya perawatan dan suku cadangnya tidak murah. Sama saja dengan mobil lainnya. Jika gaji Anda pas-pasan, Anda harus memikirkan kembali bagaimana Anda membayar biaya perawatan mobil serta suku cadang nantinya. 5. Administrasi dan Pajak Biaya Pajak Biaya Pajak via s3.caradvice.com.au Selain harus dipusingkan dengan biaya perawatan dan suku cadang, Anda masih harus berhadapan dengan pajak, administrasi serta asuransi mobil yang harus dilengkapi. Biasanya biaya-biaya tersebut akan ditambahkan ke jumlah DP murni yang Anda bayarkan sehingga pada akhirnya DP yang awalnya murah tersebut bisa jadi membengkak karena biaya tambahan tersebut. Jadi jangan mudah tertipu dengan iming-iming DP murah karena bisa saja total keseluruhan yang harus Anda bayarkan lebih mahal. Baca Juga : Cara Mudah Membeli Mobil Bekas dengan Dana Minim Pertimbangkan Dengan Matang Sebelum Anda memutuskan untuk membeli mobil, ada baiknya Anda mempertimbangkan dengan matang faktor-faktor di atas. Pikirkan apa saja biaya yang nanti harus Anda tanggung saat memiliki mobil. Jangan sampai pada akhirnya keuangan menjadi kritis hanya karena keinginan punya mobil.
Loading...

Related Posts

0 comments:

Posting Komentar